Mudahnya Masakin Mama Dengan Resep Yummy App #MasakItuGampang

“Nanti kalau ikut mertua malah nggak bisaan disuruh masak ini itu.”

Ibu kerap mengingatkan hal tersebut. Maklum saja hingga dewasa ini saya belum juga mahir memasak. Bisa dikatakan sebagai si bungsu saya anak yang manja, masih mengandalkan ibu untuk memasak di dapur. Dan tiap ibu menasihati dengan kata-kata tersebut, rasa-rasanya beliau seakan siap melepas anak perempuan satu-satunya ini. Saya tahu kalau anak perempuan adalah calon seorang ibu yang sebisa mungkin harus bisa masak bagi anak-anaknya kelak. Sempat cemas juga kalau nanti ketemu calon mertua malah disuruh menemani di dapur. Tapi masak itu merepotkan, saya saja masih bingung mana itu laos mana itu lengkuas.

Ibu Tak di Dapur, Bagai Sayur Tanpa Garam

Pagi hari kerap terdengar suara peralatan masak berperang di medan dapur. Ibu bangun lebih awal daripada penghuni lainnya dan memasak untuk kami para anak-anaknya. Biasanya habis bangun tidur, saya yang kerap kesiangan malah membuka tudung meja makan dulu sembari lewat ruang makan menuju ke kamar mandi. Kalau-kalau sarapan sudah siap. Maklum saja saya dan kakak tuh cepat lapar di pagi hari makanya setidaknya ada cemilan di meja, sedangkan ibu bukan seseorang yang bisa sarapan di jam-jam pagi.

Tapi hari itu berbeda dari pagi biasanya.

Bangun tidur tidak terdengar suara potong-potong bahan masakan ataupun suara minyak yang menggoreng lauk dalam wajah. Terasa hampa pagi hari tidak ada masakan yang berasal dari dapur. Dengan badan yang masih kurang enak dan belum sepenuhnya bisa terbangun, saya merindukan masakan ibu. Sayangnya beliau tengah dirawat di rumah sakit.

Bulan Februari lalu, seumur-umur baru kali itu saya merasakan demam tinggi yang luar biasa. Tiga hari sudah mengonsumsi obat pereda sakit dari warung tak kunjung sembuh. Padahal biasanya sudah ampuh, namun tidak kali ini. Ibu pun menyusul sakit. Tak tahan dengan rasa sakit yang tak tertahankan, saya dan ibu pun berobat ke klinik dokter. Setelah mengonsumsi obat dokter, saya merasa lebih baik. Sudah tidak merasakan demam, tapi nyeri otot dan sendi bikin lemas tidak bisa bebas beraktivitas. Namun tidak dengan ibu tidak juga ada perkembangan. Dua hari kemudian pada malam dini hari, ibu merasa menggigil sekujur badan dan minta diantarkan ke rumah sakit saat itu juga. Diagnosisnya adalah demam berdarah.

Puncak musim penghujan tahun ini, bulan Februari, banyak orang-orang di lingkungan tempat tinggal saya terkena penyakit demam berdarah. Sedih rasanya ibu termasuk salah satunya yang harus dirawat di rumah sakit. Yang membuat saya makin sedih adalah saya tidak bisa menemani ibu selama beliau terbaring di rumah sakit karena kondisi saya yang masih lemas. Saya juga menderita demam berdarah, namun hasil check darah tidak mengharuskan menginap, cukup beristirahat di rumah saja.

Dengan ibu yang tidak berada di rumah, tidak ada sarapan yang terhidang di meja makan. Rasanya kangen masakan ibu. Sedang sakit begini, mencicipi masakan racikan Ibu bagai obat yang bisa meredakan rasa sakit. Bubur kacang hijau, biasanya makanan favorit yang biasa ibu buatkan ketika anaknya sakit.

Meskipun dalam kondisi yang sama-sama sakit, saya masih mendingan ketimbang ibu. Sepantasnya gantian saya yang harus memasak buat ibu kalau nanti beliau diperbolehkan pulang ke rumah.

Ketika Anak Perempuan Mengambil Alih Dapur

Ketika berada di perantauan dan hidup mandiri, saya bisa masak sih meski tidak dikategorikan expert yang jago dengan banyak bumbu. Apalagi seru masak bareng-bareng teman kos bisa saling belajar. Nah, sekarang kembali ke kampung dan tinggal dengan ibu, saya malah mengandalkan beliau soal urusan dapur. Pikir saya, sekali ibu bisa masak, kenapa saya harus repot-repot ikutan pusing mikirin harus masak apa hari ini, hehe. Palingan saya cuma goreng lauk doang sih bisanya itupun sudah dibumbui ibu, selebihnya untuk sayuran dan masakan ribet ya ibu yang masak. Jujur sebenarnya saya juga pengen bisa masak, tapi lebih doyan makan saja sih. Dan ibu tahu kalau saya tidak suka berkutat di dapur, dan tidak terlalu memaksa saya, lagian hasil masakan saya memang diakui ibu tidak pernah lezat di lidah hahaha.

Saya yang biasanya tidak memusingkan menu masakan yang akan disantap hari itu, jadi memikirkannya semenjak ibu sepulang dari rumah sakit dan masih dalam kondisi yang belum sembuh. Sebagai anak perempuan, saya sebisa mungkin mengatur pola makan dan makanan apa yang bisa dikonsumsi bagi kesehatan ibu saya. Makanan kebanyakan saya beli. Kalau bisa beli kenapa harus susah susah masak di dapur kan? Masak banyak buat anggota keluarga kan repot.

Lama kelamaan duit jadi seret buat membeli makanan. Memang pengeluaran lebih banyak sih, sebenarnya kalau mau masak sendiri malah lebih hemat.

“Coba buatin sayur bening ya.” Minta ibu.

Saya tidak tahu pagi itu ibu belanja sayuran di abang sayur depan rumah. Ibu yang merasakan badannya sudah sehat, niatnya hari itu mau masak sayur bening agar badannya lebih segar. Tapi nyatanya badannya yang belum pulih jadi cepat lelah setelah menggerakkan tubuh dan membuat beliau ingin beristirahat.

Sayuran yang tergeletak di atas meja itu diminta ibu untuk saya yang mengolahnya. Seumur-umur belum pernah saya memasak sayuran, itu karena saya bukan pelahap sayuran. Daripada sayuran ini nanti layu tidak digunakan dan malah dibuang, saya memberanikan diri untuk memasak. Lagian memasak jadi bisa menghemat pengeluaran kan, kasian juga ibu sudah membeli bahan sayuran.

Sayur bening. Karena pernah melihat ibu memasak sayuran ini, saya rasa bisa. Cukup cemplang cemplung, toh apa susahnya sih. Menurut saya, simple sih, nggak pakai bumbu rumit. Ini sayuran termudah kok dibandingkan sayuran bersantan.

Mula-mula didihkan air dalam panci. Cemplungkan bumbu halus. Cemplungkan wortel, daun bawang, dan daun seledri sudah dipotong-potong. Plung! Plung! Plung!

Tampilan sudah seperti sayur bening. Siap! Saat matang, saya menyodorkan sesendok kuah kepada ibu untuk mencicipinya.

Saya yang sudah menunggu dipuji malah dapat penolakan. Hambar, kata ibu. Ekspetasi tidak sesuai dengan kenyataan.

Gagal sudah!

Alhasil ibu perlahan beranjak ke dapur dan memperbaiki sayur bening yang saya buat menjadi masakan yang bisa ditelan dengan nikmat.

Andai Masak Itu Gampang

Kegagalan yang mengecewakan itu jadi cambuk bagi saya kalau secepat mungkin harus bisa mahir masak dan mempersembahkan masakan terenak buat beliau.

Setiap melihat story teman-teman cewek yang kerap sharing hasil masakan, baik untuk menu makanan hari itu ataupun untuk jualan, iri rasanya bisa sejago mereka. Kok bisa segampang itu membuat masakan. Cuma sayur bening doang, gagal total.

Saya jadi ditertawakan Nina, teman yang sudah berkeluarga, ketika menceritakan pengalaman masak ini kepadanya. Untungnya Nina tak hanya menertawakan tapi ngasih tahu gimana dia nggak pernah kehabisan ide resep masakan untuk membuat keluarganya cinta dengan masakannya dari rumah.

“Dapat resepnya dari Yummy App, cara masaknya gampang kok dan yummy hasilnya.”

“Yummy? Kayaknya pernah tahu deh.”

Rasa penasaran membuat saya googling karena merasa tidak asing dengan Yummy.

Buka Resep Yummy App, Beneran Jadi Jago Masak dari Rumah?

Sebagai perempuan yang suka menyimpan berbagai resep masakan sehari-hari tapi jarang dipraktekan 🤭, pantesan kata Yummy terdengar familiar di telinga. Saya menyukai konten tutorial memasak bentuk video di media sosial mereka (Facebook “Yummy Indonesia” dan Instagram @yummy.idn). Hingga akhirnya Yummy diluncurkan dalam bentuk aplikasi yang baru dirilis 2019 yang bisa didapatkan di Google Play Store dan App Store, Yummy menjadi multi-platform food-focused media digital milik IDN Media yang bisa diandalkan mengenai resep, tutorial, dan tips memasak. Sejak peluncurannya saja, aplikasi resep masakan ini berhasil meraih trending di Google Play Store. Tercatat Yummy App telah didownload hampir 150.000 kali per Juni 2019.

Kata Nina, aplikasi Yummy ini sungguh membantu dengan berbagai fitur di dalamnya yang memudahkan selama proses memasak. Dia bebas masak apa aja melalui konten video resep khas Yummy yang menampilkan tutorial dalam lima langkah gampang memasak yang mudah dipahami. Dijamin anti gagal karena dimasak dan dikurasi langsung oleh Chef handal Yummy dan juga dari komunitas.

Duh padahal dulu Nina nggak jago masak sekarang udah hebat bisa mengolah apa saja.

Kepo dengan aplikasi yang disarankan, saya pun mendownload Yummy App biar ikutan jadi jago masak. Di antara berbagai kategori resep, senangnya ada kategori Penjaga Imunitas pas banget bisa jadi rekomendasi resep masakan sehat untuk ibu. Salah satu resep di dalamnya ada masakan Sayur Bening. Informasinya jelas membeberkan bagaimana cara memasaknya.

Tahu gitu saya download aplikasi ini dulu ya sebelum mulai masak yang bermodalkan kesotoy-an hahaha. Kebanyakan saya sotoy sih kalau masak tanpa mau membaca resep sesungguhnya, jadinya hasil pun tidak karuan. Setelah menelusuri aplikasi ini, saya yang malas-malasan memasak dengan alasan tidak bisa, jadi mencoba pakai Yummy App yang menjamin #MasakItuGampang.

Mudahnya mengakses resep kuliner lewat aplikasi, Yummy App di bawah naungan IDN Media memang menyasar milenial dan generasi Z. Anak muda tahu dong IDN Media? Perusahaan media multiplatform yang kontennya menarik, relevan, trending dan worth-sharing untuk anak muda Indonesia. Selain Yummy, IDN Media menanungi IDN Times, Popbela.com, dan Popmama. Nah Popmama ini platformnya keluarga muda dengan konten parenting. Ya meskipun belum membangun keluarga sendiri, Popmama kerap jadi media online pembelajaran bagi saya untuk membekali diri jadi calon mama suatu hari nanti.

Maklum saja beberapa teman saya seperti Nina sudah menjadi seorang mama muda jadinya kerap jadi pembahasan seputaran dunia mereka ketika saling chatingan dalam group, bikin saya ikutan bertukar pikiran. Sembari membekali diri menjadi ibu bagi anak-anak saya nanti, nggak ada salahnya dong?

Fokusnya sekarang harus jago masak dulu deh, biar bisa seperti ibu saya yang masakannya selalu dirindukan anak-anaknya.

Fitur & Kelebihan Menggunakan Yummy App

Jangan takut memulai dan merasa gagal memasak. Fitur-fitur Yummy App membuat kegiatan memasak di dapur jadi fun dan mudah. Dijamin #MasakItuGampang pakai Yummy App. Apa saja kelebihan dari fitur-fitur yang ada di dalam Yummy App?

1. Lengkap Berbagai Kategori Resep

“Pantesan ya masakan Nina yang dishare ke story selalu berbeda, Yummy App menyediakan ratusan resep masakan sih. Nina nggak kehabisan ide masak sih. “

Awal membuka halaman Home Yummy App, mata saya jadi segar disuguhkan dengan gambar-gambar masakan yang menggiurkan. Berbagai resep masakan harian bisa dijumpai di sini, jadi nggak perlu bingung lagi deh mau masak apa.

Semua resep gratis diakses. Makanan pembuka, makanan utama, makanan penutup, cemilan, juga ada resep minuman dari Chef Yummy juga dari komunitas Yummy. Masakan nusantara hingga internasional lengkap tersedia seperti Asinan Jeruk Bali, Nasi tim ayam, Japanese Beef, Cumi Havermout, Tom-Yam, Baklava, Tteokbokki Keju. Bahkan menu khusus anak kos dihadirkan di sini, jadi anak muda pun tetap bisa masak budget murah meriah meski tanggal tua belum dikirimi uang hahah.

Nggak melulu berisi resep masakan, Yummy App memberikan Yummy Tips, salah satu kategori yang berisikan tips-tips memasak bagi pemula. Misalnya, cara mengupas telur, mengayam ketupat, platting, mengasah pisau, menghias kue. Tips yang sungguh membantu banget buat saya yang awam di dunia perdapuran.

2. Resep Kekinian Anak Muda Juga Tersedia

Munculnya makanan kekinian, pastinya sebagai anak muda saya tidak mau ketinggalan untuk mencicipi. Di Yummy App disediakan juga loh masakan trending yang bisa dijajal. Kalau ada resep kenapa tidak coba bikin sendiri kan?

Yummy App emang panduan resep kuliner-nya anak muda. Coba saja resep Puding susu, Classis Tiramisu, Telur Spesial, Creamy Regal, bakal nggak akan ketinggalan tren makanan zaman now deh.

3. Chef Handal dan Artis Favorit Bagikan Resep di Sini

“Japanese Corn Dog Ala Chef Arnold Poernomo, Wajib Dicoba!”

Keren kan ini Yummy App menghadirkan juri Master Chef Indonesia, Chef Arnold, buat ngasih resep untuk dicoba. Sosis yang dilumuri saus tonkatsu dan mayonaise Jepang. Hmm kebayang enaknya! Juga ada resep-resep dari chef profesional yang memberikan konten dan video resep masakan. Ayam goreng milo ala Chef Nuna, Donat Kentang buatan Chef Gilang, Crispy Fish Cakes dari Chef Hana, Dalgona yang dibuat Chef Jessica.

Pernah nonton film Terlalu Tampan? Yummy App juga menggaet aktor muda ganteng Ariirham untuk bagi resep masakan. Kesempatan kesempatan nih bisa bikin masakan yang persis dengannya. Jajal deh Gurame Bakar resep Ariirham.

4. Bebas Masak Sesuai Keinginan dengan Fitur Memasak & Fitur Filter

“Cuma punya jagung dan santan di kulkas, bisa dibikin apa?”

Dihadapkan dengan bahan yang tidak lengkap, saya jadi bingung. Untungnya Yummy App siap membantu masak dengan bahan apa saja yang ada. Melalui Fitur Memasak akan dibantu memilih resep masakan sesuai bahan yang dimiliki jadi proses memasak pun mudah. Inspirasi resep akan ditampilkan dengan pilihan minimal 2 bahan untuk mendapatkan rekomendasi resep yang lebih variasi. Cuma jagung dan santan, saya dapat resep untuk masak hari ini. Ada klepon jagung, getuk dessert, es jelly jagung.

Ragam resep Yummy App juga murah loh karena bisa disesuaikan budget yang dimiliki. Nggak perlu khawatir tanggal tua kalau uang hanya tinggal sepuluh ribu aja. Tinggal pakai Filter Resep yang bisa mengurutkan menu berdasarkan budget. Sepuluh ribu bisa masak cimol kenyal kok.

Tak hanya itu, Filter Resep juga bisa disesuaikan waktu masak hingga porsi yang diinginkan. Mau yang setengah jam hingga lebih dari satu jam waktu masak, bisa difilter. Bisa masak dalam porsi kecil untuk diri sendiri, hingga porsi besar untuk keluarga bahkan untuk porsi 30 orang juga bisa. Masak jadi semakin mudah, bukan? Pakai Yummy App, tetap bisa makan enak dengan bebas masak apa saja.

5. Deskripsi Resep yang Jelas dengan Video Tutorial Gambar

Nggak sulit ternyata mengeksekusi resep masakan dari Yummy App. Setiap step by step cara memasaknya disertai foto. Nggak cuma membeberkan bahan dan cara memasak lewat foto saja, video tutorial juga dihadirkan jadi bisa memastikan bahan dan langkah yang dicantumkan sesuai dan bisa menghasilkan hidangan yang enak. Saya sangat senang menonton video tutorial masak yang disediakan Yummy App (ada watermark Yummy) yang begitu berkualitas. Dari menonton bisa tahu bagaimana bahan masakan dipotong, dimasukkan ke panci atau wajan, menumis, menggoreng, hingga menyajikan di atas piring.

Informasi resepnya pun detail disertai durasi masak, porsi, harga. Yummy App memastikan kumpulan resep itu halal kok tanpa babi dan tanpa alkohol, so aman dikonsumsi untuk umat muslim.

6. Yang Jago Masak Bisa Unggah Resep Kreasi Buatan Sendiri

Selain melihat resep, pengguna Yummy App bisa unggah resep kreasi buatan sendiri. Kesempatan nunjukin keahlian masak kan! Buka halaman Komunitas dan klik Buat Resep. Dalam halaman Buat Resep akan terdapat deskripsi singkat resep, bahan-bahan yang dibutuhkan secara detail, dan cara memasak yang mesti diisi. Langkah terakhir upload foto hasil masakan untuk dijadikan cover resep.

Kalau sudah selesai menulis resep, tinggal klik Upload Resep. Hasil upload resep tidak langsung publish karena harus menunggu disetujui (atau tidak) oleh Tim Chef Yummy App. Makanya pastikan dulu ya semua kolom yang telah disediakan, supaya kesempatan resepmu di-publish lebih tinggi!

7. Gabung Komunitas dan Berbagi Resep Masakan

Resep yang berhasil disetujui akan dipublish di halaman komunitas Yummy. Dalam Fitur Komunitas bisa melihat resep karya lainnya yang diunggah para pengguna aplikasi Yummy maupun konten resep masakan karyanya berhasil dipublish oleh Tim Chef Yummy di Yummy App.

Terhubung antar sesama pengguna bisa berinteraksi dan saling berbagi resep. Resep masakan bisa dikomentari, diberikan rating, dan disimpan. Asiklah!

8. Dapat Penghasilan dengan Ikut Event & Promosi

Dari unggah resep saja udah bisa mendapatkan penghasilan loh! Setiap resep yang berhasil dipublish, akan mendapatkan 100 poin yang dapat ditukar dengan uang tunai, setara dengan Rp10 ribu. Makin sering upload resep makin banyak uang yang didapat.

Ditambah mengikuti mengikuti event dan promosi di Yummy App, makin untung loh!

Jangan ketinggalan berpartisipasi mengikuti event yang diselenggarakan Yummy App. Ada event #JagoMasak yang berlangsung selama 3 periode dengan mengikuti semua misinya. Setiap berhasil menyelesaikan misi dari event yang diikuti, bakal mendapat kupon yang nantinya bisa ditukar dengan hadiahnya. Total hadiah 30.500.000 hingga hadiah Grand Prize honda Scoopy. Setiap Periode nya ada 2 mingguan yang harus diselesaikan seperti publish resep sesuai tema dan memberikan komentar pada video resep Chef Yummy. Challenge masak yang seru dan bikin semangat memasak terus!

Tambahan penghasilan lainnya bisa didapatkan dengan ajak teman untuk download Yummy App sebanyak-banyaknya. Ajak 10 teman sehari untuk daftar aku baru di Yummy App menggunakan kode referral-mu (kode unik pengguna Yummy App). Bisa pakai kode referral saya ya : Aprilia-Fatmawati-Santoso.

Pastinya teman yang diajak sampai berhasil melakukan pendaftaran, dan mereka wajib menyelesaikan misi: “Menonton 3 Video Resep yang Berbeda di Yummy App.” Reward yang didapatkan adalah Yummy Point sebesar 70 poin (setara Rp7.000) akan masuk di akun Yummy App, dan Yummy Point sebesar 30 poin (setara Rp3.000) akan masuk di akun Yummy App temanmu secara otomatis. Kan sama-sama untung akhirnya!

Lima Langkah #MasakItuGampang Dengan Fitur-Fitur Yummy App

Sudah tahu kan apa saja Fitur-Fitur Yummy App? Kemudahan menggunakan Fitur-Fitur tersebut menjadikan mudah masak bersama Yummy App. Masak bisa lebih mudah, praktis dan cepat dengan Yummy App! Berikut lima langkah yang bisa dimulai :

1. Fitur Memasak
Pada halaman Masak, bisa menemukan inspirasi resep masakan berdasarkan bahan yang dipunya di rumah. Buat yang males keluar membeli bahan makanan tambahan, nggak perlu bingung akan masak apa saja. Rekomendasi resep masak akan ditampilkan sesuai bahan makanan yang dipilih.

2. Fitur Filter Resep (berdasarkan harga)
Fitur yang membantu mencari resep masakan berdasarkan budget yang dimiliki. Mulai uang 10 ribu hingga di atas 100 ribu bisa disetting, Yummy akan memberikan solusi resep masakan.

3. Fitur Filter Resep (berdasarkan waktu)
Cuma punya waktu kurang dari 30 menit, bisa masak apa? Tenang aja, masak di Yummy App bisa lebih cepat kok. Fitur filter resep di Yummy App juga dilengkapi filter berdasarkan waktu masak yang kamu inginkan.

4. Fitur Filter Resep (berdasarkan porsi)
Mau menyelenggarakan acara masak sebanyak 30 orang? Porsi hidangan yang disajikan gimana? Fitur ini bakal membantu mencari resep masakan berdasarkan porsi. Temukan inspirasi resep masakannya di Yummy App untuk mencari inspirasi resep makan yang bisa dimakan rame-rame.

5. Fitur Komunitas
Pada halaman komunitas, bisa upload resep masakan kreasi dan dapatkan penghasilan setelah resep masakan yang kamu upload berhasil dipublish oleh Chef Yummy. Upload resep masakan bisa dapat uang, kapan lagi kalau nggak di Yummy App!

Yum! Jajal Resep Soto Ayam Khas Pacitan dari Yummy App

Kata teman saya, “Masakan yang paling enak adalah yang beneran dimasak, bukan cuma lihatin resep dan memenuhi galeri. “

Semenjak mendowload Yummy App, setiap harinya saya mendapat notifikasi yang muncul di layar handphone yang berisi resep-resep yang bisa dijajal. Setelah sekian waktu cuma mantengin resep doang, saatnya saya menjajal masak. Memang benar makanan jadi enak kalau beneran dimasak.

Kondisi ibu yang masih sakit, saya ingin membuatkan masakan segar yang menggugah nafsu makan beliau. Soto ayam jadi pilihan masakan yang ingin saya coba. Inginnya saya membuatkan soto ayam khas Pacitan yang merupakan kuliner kampung saya. Kiranya pasti Yummy App tidak menyediakan resep ini, maklum saja masakan ini kurang terkenal dibandingkan soto ayam khas Lamongan. Eh pas saya searching, ada loh! Ya sudah eksekusi deh!

Yang menjadikan Soto Pacitan itu beda dengan soto lainnya adalah kuahnya yang bening disajikan dengan seledri, kacang merah dan tauge. Unik dan lezat.

Selama masak Soto Pacitan, saya tidak kesulitan. Langkah-langkah masak mudah diikuti.

“Gimana enak, Bu?” Harap – harap cemas saya menantikan jawaban ibu setelah lidah beliau mencicipi soto yang sudah matang.

“Enak, enak.”

Kata-kata tulus yang keluar dari mulut ibu melegakan perjuangan masak saya yang lama di dapur.

Rajin Masak Selama di Rumah, Masakan Makin Yummy

Kesalahan masak selama ini bukan bisa atau tidak, tapi mau atau tidak. Bisa memasak itu memang harus dipaksa. Merasa digerakkan harus bisa masak biar sejago ibu, saya melatih masak setiap hari. Nggak rugi saya download Yummy App. Tiap hari diingatkan akan resep-resep masak jadi bisa coba-coba masak makanan harian. Lama-lama anggota keluarga di rumah bisa menikmati hasil masakan saya. Mula-mula masak yang simple hingga mulai bisa membuat menu berat. Yummy App mempermudah cara masak bikin setiap orang bisa masak. Bisa masak Yummy bersama Yummy App!


Segera download aplikasi mobile Yummy App dan temukan inspirasi resep masakan Indonesia. Tersedia di Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna IOS. Kunjungi juga situsnya yummy.co.id. Raup pundi rupiah dengan perbanyak upload resep masakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s