Bye Anyang-Anyangan! Kapanpun Dimanapun Lebih Produktif, Bebas dan Percaya Diri Berkat Prive Uri-cran

Pernah nggak sih ngerasain pengen buang air kecil berulang kali dan hanya sedikit yang keluar? Saya pernah ngalaminnya. Mungkin kalau kejadian ini terjadi di dalam rumah sih tidak jadi masalah namun saat saya sedang menghadiri acara malah bikin tidak nyaman banget. Malu rasanya!

Kondisi tidak nyaman yang saya rasakan itu kala tengah berkumpul dalam gathering bersama member komunitas untuk merayakan anniversary pertama. Tahun ini saya mulai antusias dengan passion di bidang perbeauty-an dari senang create makeup hingga review produk. Demi mendalami passion ini saya pun tergabung dengan komunitas kecantikan yang penuh dengan beauty enthusiast dan tentunya bisa saling support satu sama lain. Perayaan anniversary ini diadakan di Surabaya. Dari kota asal, saya ngebis bersama dua orang teman sesama komunitas. Setibanya di kafe tempat berlangsungnya acara, saya malah langsung melipir ke toilet karena sudah kebelet sejak di jalan. Sebenarnya saya bisa saja buang kecil ketika turun di terminal hanya saja saya selalu kurang nyaman jika menggunakan toilet umum yang kurang bersih. Jadinya saya pun menahannya hingga sampai lokasi. Padahal saya sudah tahu kalau menahan buang air kecil bisa berakibat pada Infeksi Saluran Kemih. Namun saya biarkan, toh selama ini juga sudah biasa menahan buang air kecil kalau sedang dalam perjalanan.

So excited banget dari jauh-jauh hari kebayang gimana serunya acara ini yang didukung banyak brand. Saya pun sudah prepare untuk menampilkan penampilan terbaik demi acara ini yang bertema monochrome glamour, maklum sih bakal ada pemenang the best outfit dan the best makeup. Ketika hari H pengen seru-seruan bareng member lain, eh saya nya malah kurang enjoy menikmati acara. Selama dua jam awal acara berlangsung, saya tercatat sudah bolak-balik ke toilet sebanyak 4 kali. Saya memang anaknya beser-an, makanya sebelum acara saya ke toilet duluan buat nuntasin buang air kecil biar selama acara tidak ke toilet lagi. Eh malah hasrat buang air kecil malah berlebih dan berlanjut ketika acara. Biasanya saya tuh jago nahan buang air kecil loh, eh kok di acara ini malah nggak bisa ketahan. Kok frekuensi buang air kecil kali ini lebih parah sih. Mungkin kalau buang air kecilnya langsung banyak sekali keluar, eh ini malah dikit-dikit saja, serasa rugi pergi ke toilet. Pernah juga udah di toilet eh zonk nggak keluar sama selain. Ketika buang air kecil, kok saya ngerasa nyeri ya berasa tidak nyaman. Jarang banget terasa sakit begini.

Bolak Balik ke Toilet, Bikin Nggak Menikmati Acara deh!

Agak kecewa sih sama diri sendiri, tidak bisa aktif selama acara, pun mau ngobrol dengan teman-teman yang duduk dalam satu meja pun jarang saking memikirkan perut bawah yang pengen dibawa ke toilet saja. Jadi nggak enak tiap sesi acara mesti ijin ke panitia untuk pergi ke toilet, duh. Padahal acaranya seru-seru banget mulai dari challenge memasang softlens, DIY menghias candle jar, tukar kado, mini game, hingga tiup lilin sebagai tanda perayaan anniversary. Ada satu sesi dimana saya keluar ke toilet. Sialnya di dalam toilet terlalu lama karena pipisnya nggak keluar keluar jadinya ketika kembali ke ruangan saya ketinggalan setengah waktu sesi game. Kecewa? Iya banget. Saking sering ke toilet jadi nggak fokus ke acara. Jadinya nggak ada satupun dari semua kategori tersebut saya berhasil memenangkan challenge, hiks.

Temukan wajah saya, pasti ketahuan gimana kurang nyaman ketika diajak berfoto bersama, hahaha

Sepanjang acara aku moody-an karena berasa pengen buang air kecil terus. Saking nggak nyaman perut ini, diajak foto bersama pun tidak fokus wajah saya menatap arah kamera. Memang banyak foto yang saya di dalamnya kurang banyak ekspresi, sedih rasanya tidak memiliki foto terbaik, kalau pun ada itu foto kedua yang saya share di artikel ini. Bahkan foto seorang diri pada foto pertama itu terasa kaku gitu wajah saya.

Pun ketika akhirnya jam istirahat, saya orang pertama yang keluar dari ruangan dan langsung menuju toilet. Kembali ke meja, salah seorang teman yang duduk di samping saya menanyai.

Anyang-anyangan ya kamu, beb?”

“Heh, anyang apaan sih?” Saya malah kebingungan dengan apa maksudnya.

“Tuh kamu pipis terus.”

Dan kubaru tahu istilah ini.

Salah seorang teman lain menasehati, “Coba minum air putih banyak-banyak, beb.”

Awalnya saya agak nolak sarannya, takut aja kalau minum air kebanyakan malah ngakibatin ke toilet keseringan. Eh kata dia minum air putih bisa membantu mengusir bakteri penyebab infeksi melalui air seni. Ya kebetulan jamnya lunch saya pun nurut kemudian meminta ke petugas kafe untuk membawakan botol air minum. Langsung deh aku habiskan sampai tuntas. Lumayan satu jam terakhir acara saya tidak ke toilet lagi, cuma pas acara kelar sebelum pulang saya masih menyapa toilet hahaha.

Acara lunch menikmati hidangan

Duh, kalau ingat momen anyang-anyangan di acara itu aduh sungguh malu deh saya tuh bolak balik ke toilet!

Apa itu Anyang-Anyangan?

Kalau kalian belum pernah mendengar istilah ini seperti saya, harus baca deh penjelasan ini biar nggak salah kira dengan ayang-ayang (tumbuhan yang biasa dijadikan ramuan obat-obatan) atau malah sayang-sayangan hahaha.

Setelah tahu istilah anyang-anyang, saya kepo apa maksud sebenarnya, langsung deh saya searching dong di google. Ternyata Anyang-anyangan memang kondisi dimana seseorang merasakan ketidaknyamanan saat buang air kecil. Dunia medis menyebutnya dengan nama disuria. Anyang-anyangan merupakan salah satu indikasi adanya penyakit infeksi saluran kemih atau gangguan pada ginjal seseorang. Rasanya seperti pengen kencing, tapi nggak banyak yang keluar dalam satu kali pergi ke kamar mandi. Berulang kali, dan hanya sedikit yang keluar. Selain itu, seseorang juga merasakan panas yang menyerang penis atau vagina.

Anyang-anyangan adalah salah satu gejala infeksi saluran kemih yang dibagi menjadi dua bagian, yaitu Infeksi saluran kemih bawah dan atas. Infeksi saluran kemih bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu ingin buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urin yang keruh, dan bau urin yang menyengat. Sedangkan Infeksi saluran kemih atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam. Nah, ada yang juga ngerasa seperti ini? Berarti kamu mengalami gejala anyang-anyangan.

Nyatanya saya juga nggak sendirian kok. Anyang-anyangan bisa terjadi pada siapa pun tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Namun pada beberapa kasus, anyang-anyangan lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini diakibatkan karena perempuan memiliki uretra (tempat keluarnya air seni atau urin) yang cenderung lebih pendek sehingga mudah mengalami infeksi. Faktanya 50-60 persen wanita mengalami ISK di sepanjang usianya. Banyak juga yang mengalami infeksi berulang.  Maksudnya, dua kali atau lebih mengalami infeksi dalam enam bulan, atau tiga kali atau lebih dalam satu tahun. Sementara anyang-anyangan yang terjadi pada laki-laki biasanya hanya terjadi pada mereka yang sudah berusia lanjut atau tua.

Kenapa Bisa Anyang-Anyangan? Apa Penyebabnya?

Penyebab anyang-anyangan sendiri beragam, diantarannya: (1) umumnya suka menahan buang air kecil, (2) memakai pakaian dalam yang kotor; (3) membasuh yang salah setelah BAB; dan (4) menggunakan toilet yang kotor.

Infeksi saluran kemih terjadi karena adanya invasi mikrooganisme yakni bakteri Escherichia coli (E. coli) yang menyerang bagian tertentu dari sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Ternyata Anyang-Anyangan Tidak Boleh Diselepekan loh!

Anyang-anyangan merupakan gejala yang dianggap sepele sebenarnya dapat menyebabkan permasalahan yang serius, bahkan hingga fatal kalau luput menanganinya. Saya pernah dengar kalau yang mengalami gejala infeksi saluran kemih ini sampai ada yang harus dirawat di rumah sakit. Lah saya kan tidak mau begitu!

Sejak mengalami gangguan kesehatan saluran kemih, saya nggak mau dong anyang-anyangan nih terjadi terus-terusan. Saya pun mengikuti saran-saran untuk mengatasi anyang-anyangan maupun untuk mencegahnya supaya tidak terjadi. Di antaranya (1) membasuh area  V secara benar dari depan ke belakang, karena anus salah satu sumber kuman. Bakteri E. Coli umumnya berasal dari usus besar manusia yang dikeluarkan melalui kotoran saat kita buang besar pup. Anus merupakan salah satu sumber kuman. Kalau salah basuh, bisa-bisa, E. Coli ya menempel di saluran kemih. (2) Tidak lagi membiasakan menahan keinginan untuk kencing, sebelumnya hobi saya banget nih karena males pergi ke toilet, kapan pun. Jadi harus membiasakan diri buang air kecil dengan teratur. (3) Perbanyak minum air putih 2-3 liter per hari supaya saluran kemih seperti dapat tercuci dengan bersih. Indikator apakah minum kita sudah cukup atau belum yakni dengan melihat warna air kencing kita. Jika terlihat warna air kencing tidak bening alias kuning dan pekat, itu tandanya kekurangan minum air putih dan harus mengkonsumsinya sebanyak-banyaknya agar air kencing berwarna bening lagi.

Nyatanya minum air putih saja tidak membuat saya sepenuhnya merdeka dari anyang-anyangan. Demi kesehatan kemih biar kerjanya maksimal, saya pun disarankan untuk mengonsumsi cranberry. Hmm, kenapa harus buah ini ya?

Buah Cranberry Kaya Manfaat untuk Anyang-Anyangan Loh!

Temannya Blueberry nggak sih Cranberry ini? Mirip lah, hanya saja cranberry mempunyai warna merah tua. Bersumber dari website Uri-cran, Cranberry (Vaccinium oxycoccos) adalah tanaman jenis berry yang termasuk tanaman semak atau tanaman yang biasanya tumbuh liar dan banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada.

Dibalik kesegarannya, Cranberry ternyata menyimpan banyak manfaat untuk jaga kesehatan, terutama untuk saluran kemih lho. Cranberry mengandung banyak vitamin seperti kadar vitamin C yang cukup tinggi, Vitamin E, Vitamin K, dan juga fitonutrien dalam bentuk proanthocyanidins tipe-A, untuk cegah bakteri pembentuk ISK. Buah cranberry memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins, dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi ini. Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi.

Nah, Cranberry yang diolah jus efektif mencegah infeksi saluran kemih. Mengetahui informasi ini saya semangat dong pengen membeli buah Cranberry ini. Sayangnya, buah Cranberry yang segar susah didapatkan di Indonesia, karena memang harus diimpor dari negara lain. Lah gimana? Harga buah ini pun sungguh mahal bisa mencapai Rp 95.000 per kg dalam keadaan kering. Duuh, mesti beli impor, mana bisa beli cuma sekilo kan, hiks. Belinya dimana pula nih? Bisa sampai ke Indonesia berapa minggu? Kalau pun ntar dapat kan makin ribet buat jusnya yang butuh waktu. Berbagai kebingungan menghantui. Duh, berasa gagal deh mau mengobati penyakit anyang-anyangan ini. Sedih.

Eh, Cranberry Ada Dalam Kemasan Praktis Loh!

Emang rejeki anak solehah sih. Ketika berharap mendapat jawaban atas kegalauan saya untuk menginginkan Cranberry, saya dikirimi produk yang mengandung ekstrak buah kecil berwarna merah tua itu loh! Yakni Prive Uri-cran yang memang terbuat dari ekstrak buah Cranberry dengan dua sediaan yakni bubuk dan kapsul yang dapat mengatasi gejala anyang-anyangan pada saluran kemih. Jadi praktis, saya nggak perlu mikirin mencari buah segarnya untuk dibuat jus.

Uri-cran, Solusi Cegah dan Usir Anyang-Anyangan yang Tepat

Menjaga kesehatan tubuh lebih baik daripada mengobati, kan? Sebelum anyang-anyangan menjadi penyakit infeksi kandung kemih, Prive Uri-cran efektif mencegah infeksi saluran kemih dan infeksi saluran kemih berulang. Saya sudah percayakan kepada Prive Uri-cran biar  anyang-anyangan tidak datang menyerang.

Prive Uri-cran adalah suplemen makanan yang mengandung Ekstrak Cranberry untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih dan ampuh mengatasi susah buang air kecil. Bahan aktif Proantocyanidin (PAC) dalam ekstrak cranberry ini mempunyai mekanisme kerja yaitu mencegah penempelan bakteri E.coli pada dinding saluran kemih. Produk ini tersedia dalam 2 kemasan yaitu Prive Uri-cran (kapsul) dan Prive Uri-cran Plus (bubuk). Rekomended deh buat dikonsumsi.

adobe_post_20191013_1026086750152506318794190.png

Prive Uri-cran

Komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry Sediaan: Kapsul Dosis: 1-2 Kapsul / Hari
Isi per Box: 30 Kapsul / Box

Prive Uri-cran plus

Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet Dosis: 1-2 Sachet / Hari Isi per Box: 15 Sachet / Box

Tentunya selain kandungan ekstra Cranberry yang berkhasiat, ada alasan lain yang membuat saya suka dari produk Uri-cran ini. Nah mau tahu kan? Sini simak dulu.

  • Produksi Combiphar

Perlu check dan ricek deh darimana sih Prive Uri-Cran itu? Apakah suplemen ini diimpor dari luar negeri? Eh, ternyata tidak, produk ini diproduksi oleh brand Indonesia sendiri loh. Kalau pernah mengonsumsi obat-obatan, nama Combiphar sudah tidak asing. Dia adalah salah satu produsen obat-obatan terkemuka di Indonesia. Makanya brand ini sudah menyentuh kehidupan masyarakat Indonesia jadi sudah dikenali. Di rumah pun saya memiliki beberapa stock obat produksi Combiphar, saya sekeluarga sudah lama percaya mengonsumsi salah satunya yang obat batuk hitam legendaris itu kalau sedang sakit. Setelah mengetahui produsen Prive Uri-Cran adalah Combiphar, saya pun sudah ragu untuk mencoba.

  • Kemasan Praktis dan Mudah Dibawa Kemana-Mana

Tersedia dalam bentuk kapsul, suplemen ini memang simpel untuk dikonsumsi. Atau kalau ingin diseduh dengan air bisa pilih bentuk podwer atau bubuk. Dengan ukuran sachet, produk ini ringan muat saya masukkan ke pouch atau hanya nyelip saja di dalam tas bepergian. Nggak bikin ribet. Isi kapsulnya yang banyak bisa juga dibagi-bagi ke teman kalau sedang bepergian sebagai antisipasi kalau ada yang anyang-anyangan. Jadi bisa dikonsumsi kapan saja dan dimanapun

  • Gampang Cara Penyajiannya

Dari dua produk Uri-cran ini, saya lebih suka konsumsi yang Prive Uri-cran Plus karena berasa seperti minuman sirup. Cara menyajikannya mudah saja!

Siapkan segelas air putih (+-200 ml). Ambil satu sachet Prive Uri-cran Plus. Tinggal sobek bagian ujung kemasan Prive Uri-cran Plus yang sudah tersedia sobekan kecilnya. Lalu tuang 1 isi sachetnya. Aduk sebentar, perlahan-lahan bubuknya yang bercampur dengan air menjadinya minuman berwarna merah segar. Bisa langsung diminum deh! Oh ya bisa juga pakai air dingin biar lebih segar mengonsumsi Prive Uri-cran Plus ini. Sudah kayak minum jus cranberry deh!

Saya biasakan diri untuk minum Prive Uri-Cran Plus 1-2x per hari sesuai petunjuk untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih. Dan saya tidak sering ke kamar mandi sekarang untuk buang air kecil. Worth it memang nih produk! Berangsur-angsur dengan rajin minum produk Uri-cran ini, nggak ada tuh anyang-anyangan mendekat lagi.

  • Aroma dan Rasanya Enak

Sebenarnya saya tidak terlalu suka minum obat maupun suplemen. Namun banyak rekomendasi yang bilang kalau aroma Prive Uri-cran Plus itu enak, saya jadi penasaran untuk mencoba. Ternyata benar, setelah saya membuka kemasan yang Prive Uri-cran Plus seperti aroma buah segar. Mungkin itu cranberry, maklum sih saya kan belum pernah menjumpai langsung buah ini. Aromanya pun nagihin untuk diminum. Seperti buah cranberry yang berwarna merah tua, bubuk dan kapsul Prive Uri-cran pun berwarna serupa hanya lebih kemudaan. Khas sekali! Soal rasa? Pastinya enak banget. Apalagi kalau dikonsumsi dengan air dingin, wiih tambah seger deh!

  • Mudah Didapatkan

Nyari buah cranberry saja susah. Apakah Prive Uri-cran ini juga susah? Oh tidak. Ya karena ini produk produksi Combhipar maka pemasaran produknya sudah tersebar di seluruh Indonesia. Produk ini sudah bisa didapatkan di berbagai apotik terdekat. Selain itu juga dihadirkan di  toko kesehatan seperti Kimia Farma, Century, Viva Generik Guardian, dan Watson.

Saluran Kemih Terjaga, Jadi Lebih Produktif, Bebas dan Percaya Diri Kapan Saja Dimana Saja

Sebagai beauty creator yang membahas segala kecantikan, selama ini saya kurang memperhatikan apa yang tidak terlihat pada bagian tubuh yakni di area kewanitaan. Bagian yang kadang terlewatkan untuk dirawat. Makanya cantik dari luar saja tidak cukup, harus dilengkapi raga yang sehat. Dengan jadwal membuat konten yang menyita kesibukan, tentunya saya harus produktif dan merasa bebas tanpa ada gangguan khususnya dari saya sendiri. Ketika sudah terkena anyang-anyangan, saya pun mulai rutin mengonsumsi Prive Uri-cran. Alhamdulillah ya, senangnya keluh kesah ini mendapatkan solusinya.

Ternyata, ketika kita menjaga saluran kemih, kita akan bisa menjalani aktivitas dengan tenang dan percaya diri lho, dan itu yang saya rasakan sekarang. Tak lupa saya pun bawa Prive Uri-cran sebagai antisipasi jika anyang-anyangan melanda ketika bepergian.  Mau menghadiri gathering lagi pun saya bisa lebih bebas tanpa harus bolak balik ke toilet, pun jika nantinya diundang acara lain.

Yeah, I say goodbye to anyang-anyangan!!! Kapanpun dimanapun saya jadi bebas beraktivitas.


Sumber : http://uricran.co.id/2018/05/07/waspadai-gejala-isk-berulang/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s