Ngabuburit Puasa Hari Pertama

Assalamu alaikum πŸ˜€πŸ˜€

Alhamdulilah. Rasa bahagia memenuhi perasaan setiap umat muslim sedunia menjumpai kembali bulan suci Ramadhan tahun ini. Begitupun dengan saya. Setelah pemerintah Indonesia ditetapkan Ramadhan 1440H jatuh pada 6 Mei 2019, hari ini pun puasa pertama dimulai.

Menjelang buka puasa hari ini, saya ngabuburit di Masjid Agung Darul Falah Pacitan. Kali pertama saya ngabuburit di sini, hanya pernah melaksanakan tarawih saja. Adapun untuk buka puasa bersama biasanya saya lakukan di mushola dekat rumah sekaligus sholat magrib, juga tarawih.

Masjid Agung Darul Falah yang biasa disebut Masjid Agung terletak di jantung Kabupaten Pacitan, dekat alun-alun. Setiap Ramadhan, masjid ini selalu mengadakan agenda Ramadhan di antaranya Kajian Rutin, Buka Puasa Bersama, Sholat Tarawih Berjamaah, Tadarus Al-Qur’an, I’tikaf 10 Hari Terakhir, Kegiatan Zakat Fitrah, Takbir Malam Lebaran, dan Shalat Ied.

Juga ada Pasar Sore di halaman depan Masjid Agung. Hanya saja hari pertama Ramadhan ini sepi. Stand yang terisi hanya 3 saja. Dua tempat berjualan takjil sedangkan satu stand berjualan kerajinan tangan dan pakaian. Sisa stand lainnya masih kosong.

Sore ini saya ngabuburit mengikuti Kajian Rutin. Kajian mulai jam 17.00. Sayangnya saya agak terlambat datang jadi tidak terlalu mendengarkan ceramah ustadz dari awal.

Dari ceramah ustadz yang saya tangkap, kita yang orang dewasa diharuskan memiliki target di Bulan Ramadhan ini. Seperti khatam minimal 2x dan sedekah setiap hari.

Jadi nyesal kan kalau datang terlambat, sedikit ilmu yang didapatkan karena belakangan. InsyaAllah besuk datang kajian datang lebih awal deh.

Akhirnya waktu berbuka pun tiba. Oh ya, di Pacitan waktu menandai berbuka puasa itu unik pakai suara mirip sirene ambulans yang disiarkan dari radio. Suaranya terdengar “NGIIIIIING” panjang. Kalau di Pacitan, orang bilang sudah NGING berarti tandanya sudah boleh buka.

Masjid Agung menyediakan menu takjil yakni kurma 3 buah dan minuman manis. Berbagai macam minuman dingin dalam gelas bening disediakan, ada jus jambu, jus sirsak, jeruk, dan teh. Saya pilihnya jus jambu.

Lanjut sholat magrib berjamaah.

Buka puasa bersama yang diadakan Masjid Agung tidak hanya menyediakan takjil, juga makanan berat selepas sholat magrib. Mau tahu nggak apa menu makan hari pertama Ramadhan di Masjid Agung?

Ini nih sate ayam dan nasi.

Alhamdulilah kenyang 😁😁

Kenyang santap makan buka puasa, banyak para jamaah yang kembali ke rumah. Namun tidak dengan saya yang masih di Masjid Agung karena ingin lanjut shalat tarawih di sini. Daripada bolak balik ke rumah mending berdiam diri sembari mengaji di dalam masjid sampai adzan Isya bersuara.

Menurut seorang ibu sebelah saya, banyak sekali jemaah yang datang sholat tarawih di Masjid Agung hari pertama puasa ini dibanding yang sholat tarawih tadi malam. Oh ya jumlah rakaat tarawih di Masjid Agung adalah 23 rakaat. Berbeda dengan mushola dekat rumah saya yang hanya 11 rakaat saja.

Sekian cerita saya berada di Masjid Agung.

Mari kemakmurkan masjid dengan rutin sholat tarawih jamaah ya dan juga ikut kajian rutin πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ Selamat lanjut puasa kedua untuk hari esuk. Maafkan segala kesalahan saya ya selama Bulan Ramadhan.

Marhaban Ya Ramadhan ☺️☺️☺️

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s