Asus Vivobook Pro F570, Perpaduan AMD dengan NVIDIA yang Layak Dipinang Content Creator

Tidak tahu siapa yang memulai perdebatan di antara para remaja yang tidak saya kenali. Bukannya menguping pembicaraan tapi dasar suara mereka kentara terdengar seru dari jarak tiga meja tempat saya ngaso siang itu menunggu pesanan makan. Seorang dari mereka yang bersuara serak menyebut-nyebut kartu grafis AMD layak untuk dimiliki. Sedangkan lainnya membantah kalau harusnya pakai kartu grafis besutan Nvidia. Intinya mereka sedang menyarankan kepada salah satu teman perempuannya tentang laptop idaman bagaimana yang harusnya dibeli. Yang akan membeli tidak memberi tanggapan sepertinya kebingungan dengan rekomendasi yang diberikan temannya hingga dia berceletuk, 

“Duh pusing. AMD, Nvidia apaan sih. Punya laptop harus ada itu ya?”

Memperbincangkan akan beli laptop memang hal yang krusial, saya jadi teringat dulu juga bingung mau membeli untuk kali pertama. Sampai-sampai diantar 3 teman muter-muter di Dieng Plaza dari satu toko ke toko lain selama berjam-jam, meski mereka menyerahkan kepada saya sendiri maunya yang apa. Sebenarnya teman saya berkata kalau sebelum membeli harusnya searching dulu biar nggak kelamaan nyari, tapi saya tidak mau ngotot pengen langsung lihat ke toko laptop. Pokoknya asal sesuai bujet sudah cukup, pikir saya. Meskipun ujung-ujungnya malah di luar budget dan akhirnya pinjam teman dulu untuk nambah bayar haha. Lumayan sih laptop yang saya beli bisa menunjang tugas kuliah keperluan harian sampai bisa mengikuti berbagai kompetisi karya tulis ilmiah. Hingga saya bisa mewujudkan impian menulis novel perdana.

Selepas lulus dan menekuni pekerjaan sebagai conten creator yang mengurusi blog dan media sosial seperti Youtube dan Instagram, banyak pekerjaan yang melibatkan laptop. Katakanlah mengedit video, mendesain, membuat animasi, menulis artikel dan sebagainya. Lambat laun saya baru menyadari laptop saya kurang mendukung dalam pekerjaan. Sebagai pekerja kreatif yang mesti bisa menyelesaikan berbagai konten di mana dan kapan saja, laptop yang dimiliki seharusnya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Sedangkan laptop saya performanya jadi kurang kencang untuk keperluan desain grafis maupun edit video, apalagi di tengah tenggat waktu rasa-rasanya bawaan bad mood melulu. Nggak salah kalau laptop saya lama-lama cepat rusak. Pinginnya saya servis untuk upgrade yang lebih baik, sayangnya percuma saja, mending beli yang baru agar bisa menunjang pekerjaan. Karenanya saya sedang cari pertimbangan nggak ngasal menemukan laptop terbaru kembali. Lagipula laptop saya sudah bertahan hidup dalam lima tahun, ia tambah lelah untuk menemani lebih lama lagi.

Kartu grafis (VGA) jadi salah satu pertimbangan yang tidak boleh dilewatkan bagi saya menghasilkan konten grafis yang menarik. Bagi yang belum tahu, fungsi utama dari kartu grafis adalah mengatur kejernihan dan tingkat resolusi dari layar komputer ataupun laptop. Tuntutan pekerjaan yang menggunakan software untuk desain dan editing membutuhkan kartu grafis dengan kinerja optimal untuk memaksimalkan berbagai fitur. Konten-konten positif yang saya hasilkan tentunya memerlukan detail dan akurasi tinggi.

Balik ke perdebatan para remaja tadi yang merekomendasikan kartu grafis yang dianggap terbaik di sistem kesayangan masing-masing. Mereka tidak salah tentang Nvidia dan AMD. Keduanya memang merupakan pilihan utama yang terbaik sebagai produsen kartu grafis yang merajai dunia kartu grafis PC. Bukan suatu rahasia kalau AMD dan Nvidia saling berkompetisi di pasar kartu grafis. 

NVIDIA Corporation adalah perusahaan penyedia kartu grafis, prosessor, dan alat-alat komunikasi untuk kepentingan pribadi berbasis Nvidia dan bermarkas di California. Sedangkan rival utamanya AMD (Advanced Micro Devices, Inc) adalah perusahaan pengembang perangkat komputer mulia dari professor atau VGA dan lain lain yang berhubungan dengan komputer dan juga terdapat di California.

Lebih Baik Mana? NVIDIA atau AMD?

Kalian tanya ke saya? Sulit untuk menentukan siapa yang menang. Kedua-duanya oke banget! AMD memiliki kelebihan sendiri dan begitu pula dengan NVIDIA yang selalu memberikan yang terbaik untuk konsumen mereka. Produk NVIDIA memiliki kelebihan dalam segi grafis yang mendukung dalam pengeditan video dan game. AMD sangat menunjang sistem grafis dalam audio dan cocok untuk memainkan game.

Tidak hanya bersaing dalam kartu grafis, keduanya juga berkompetisi dalam ranah processor. Walaupun ada produsen lain, nyatanya hanya AMD dan Nvida yang berseteru. Pertarungan antara mereka pada tahun 2016 lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya dimulai dengan teknologi Virtual Reality (VR) yang kian populer. Keduanya pun memiliki kubu pendukung masing-masing seperti remaja – remaja kafe itu. Yang mengikuti perseteruan AMD dan Nvidia, mesti pusing kan? Saya juga nggak habis pikir dengan mereka. Duh kapan baikannya sih?

Sempat beranda-andai kalau mereka disatukan bagaimana ya? Tahukan ya biasanya laptop berbasis Intel kerap disandingkan dengan GPU Nvidia GeForce atau AMD Radeon. Sementara ditenagai prosesor AMD selalu dipasangkan dengan GPU Radeon. Belum pernah di pasaran laptop ditemui kolaborasi AMD dan Nvidia. Ya jelas dong, mana mungkin rival jadi kawan. Serasa mustahil.

Kata ‘mustahil’ itu terbantahkan. Pelerai di tengah-tengah perseteruan ini muncul bak pahlawan. Suhu persaingan AMD dan Nvidia diredakan oleh ASUS yang mengawinkan keduanya. Cie cie nikah!!! Entah apa yang dipikirkan ASUS, yang pasti dia berhasil meracik notebook yang ditenagai CPU AMD Ryzen 5 dan 7 dengan GPU Nvidia GeForce GTX 1050. Sumpah menyatu dalam satu!

Pecah! Hari Perdamaian AMD & Nvidia Dicetak oleh Asus dalam VivoBook Pro F570

Duh pahlawan banget nih ASUS! Super love padamu! Tahu kan kalau ASUS tidak pernah berhenti berinovasi, setelah sebelumnya menggebrak dunia dengan ASUS ZenBook World’s Smallest 13, 14, 15″. Sejarah baru yang dihadirkan oleh ASUS setelah 30 tahun berdiri dengan menghadirkan laptop teramping dan paling ringkas di kelasnya. Masih di awal tahun 2019, tidak lama berselang di hari kasih sayang pada 14 Februari kini ASUS mencetak sejarah baru dengan membuat akur AMD dan Nvidia dalam satu notebook, VivoBook Pro F570. Kayaknya perlu dibuat momentum berkelanjutan deh kalau tanggal 14 Februari bukan Hari Valentine saja, tapi Hari Perdamaian AMD dan Nvidia juga, uhuk, siapa setuju? Angkat tangan tinggi-tinggi!

“Belum ada merek lain dengan yang melakukan ini. Model ini kami gunakan prosesor terbaru dari AMD dengan kartu grafis Nvidia,” Jonas Chen, Notebook country product manager Asus Indonesia.

Kombinasi mainstream nan unik, bukan? Asus memadukan CPU AMD Ryzen 5 dan 7. Sementara kartu grafisnya mengandalkan Nvidia GeForce GTX 1050. Dengan penyatuan ini VivoBook Pro F570 menyuguhkan performa khas laptop namun desain ala laptop mainstream. Meski dengan penambahan sama, kedua laptop ini dibekali dengan dua prosesor berbeda yakni Ryzen 5 (2500U) dan Ryzen 7 (2700U).

Emang hasil kolaborasi AMD dan Nvidia dalam laptop ASUS seperti apa sih? Yang udah penasaran, pantengin gambar-gambarnya ya. Check it out, guys.

Baru secuil yang diterangkan, saya beberkan spesifikasi di bawah sini ya.

Seistimewa Apakah Asus Vivobook Pro F570?

Apa yang terpikirkan di benak kalian, bila suatu laptop ditanamkan dua teknologi yang hebat? AMD dan Nvidia dalam satu laptop? Penggabungan AMD dan Nvidia menjadikan kinerja dari ASUS VivoBook Pro F570 bakal mengagumkan. Menurut saya sih ini seru, setuju kan ya. Untungnya angin gembira itu datang dan sungguh membahagiakan bagi content creator seperti saya yang tidak sabar menikmati keduanya.

Sebagai content creator yang mesti mengerjakan tanggung jawab kreatif, demi menunjang membutuhkan kerja cepat, rekan kerja harus bisa mengimpangi kinerja saya. Ya laptop itu rekan saya. Butuh banget spesifikasi laptop yang canggih. Mengetahui kehadiran VivoBook Pro F570 di pangsa pasar laptop sekarang, ini laptop idaman yang saya tunggu-tunggu untuk menggantikan yang lama.

Well, saya akan merangkum dalam empat point penting untuk kalian tahu tentang VivoBook Pro F570.

1. Performa Luar Biasa & Tahan Lama

Dalam membuat konten yang penuh tantangan juga menyenangkan, saya dituntut selalu bisa multitasking dalam berbagai macam hal. Dari menulis blog, edit video, membuat infografis, dan sebagainya. Kebayang kan gimana harus konsistensi tingkat tinggi dalam mengerjakannya. Untuk mengakomodasi setumpuk pekerjaan dengan beban kerja multimedia, saya butuh banget laptop berperforma tinggi demi memudahkan produktivitas.

  • AMD Ryzen 7 2700U | 8 GB RAM | GeForce GTX 1050 4 GB GDDR5 | 256 GB SSD | 1 TB HDD | Windows 10
  • AMD Ryzen 5 2500U | 8 GB RAM | GeForce GTX 1050 4 GB GDDR5 | 1 TB HDD | Windows 10

Urusan dapur pacu, laptop Asus Vivobook Pro F570 telah ditenagai prosessor AMD Ryzen™ Mobile yang menghadirkan peningkatan performa CPU hingga 200% lebih baik dibandingkan pendahulunya. Pada sisi GPU disematkan menyematkan NVIDIA GeForce GTX 1050 gaming-grade untuk visual tanpa cela.

ASUS menyediakan storage atau penyimpanan kecepatan tinggi yakni SSD M.2 SATA3 berkapasitas 256 GB pada VivoBook Pro F570 AMD Ryzen 7, juga dilengkapi harddisk kapasitas ekstra 1 TB. Adapun untuk versi Rzyen 5, hanya dilengkapi oleh harddisk 1 TB namun pengguna dapat menambahkan SSD M2 jika dibutuhkan. Ada konektivitas ultra-cepat, juga – dengan Wi-Fi 802.11ac dual-band untuk kecepatan 6x lebih cepat dari 802.11n. Juga dilengkapi OS Windows 10 asli pre-installed.

VivoBook Pro F570 bakal memberikan lebih banyak pilihan komputasi untuk meng-handle task-task berat. Sambat yang kerap mendera laptop lama, akan hilang deh kalau saya pakai laptop ASUS ini. Tambah nggak sambat lagi kalau battery gampang lowbat, VivoBook Pro F570 diklaim dapat bertahan lama hingga 10 jam. Anteng nggak tuh duduk berlama-lama di depan laptop. Apalagi ada fitur pengisian cepat, di mana hanya butuh 49 menit untuk mengisi 60% baterai. Nggak ada alasan untuk menunda-nunda kerjaan. Lupakan sambat!

2. Eye Catching Look & Ringan

Perhatikan deh! Kalau yang sudah tahu VivoBook Series yang selama ini telah ada, tampilan ASUS VivoBook Pro F570 tampak beda loh. Sedikit mirip seperti laptop ASUS TUF Gaming yang bermetal Black dan bergaris merah garang, namun VivoBook Pro F570 lebih elegan dengan finishing reaper black dan aksen lightning blue di bagian tepi. Dengan adanya warna biru mengkilat di bagian logo dan pinggirannya digabungkan dengan metal brush finish pada seluruh body membuatnya eye catching. Sedap dipandang, bahkan dari kejauhan malah. Bagi saya, laptop ini seperti lelaki berkharisma yang layak dimiliki, hahahah.

Tampilan yang cerdas nan memikat, akan tambah menunjang kemodisan si pemilik dengan menentengnya kemana-mana dalam tas khusus jika laptopnya ringan. Berdimensi 21.9mm dan berat keseluruhan 1.9kg membuatnya menjadi salah satu laptop berkinerja tinggi paling ringan yang tersedia.

3. Aman & Nyaman

Data dalam laptop amat penting dan bersifat pribadi, saya tidak ingin orang lain masuk mengambilnya. Itulah kenapa butuh security untuk masalah keamanan begini pada akses masuk. Lupakan cara lama dengan mengetik password. ASUS melengkapi VivoBook Pro F570 dengan sensor sidik jari (fingerprint). Pakai sidik jari kamu loh ya bukan milik tetangga, adik atau orang tua. Sensor ini kompatibel dengan Windows Hello yang terdapat pada bagian kanan atas pada touchpad. Hanya satu sentuhan yang diperlukan untuk masuk. Hidup udah ribet, kenapa mau ribet juga dengan mengetik kata-kata sandi. Pastinya login lebih cepat dan aman dengan fingerprint.

Untuk kenyamanan saat bekerja, ASUS menyematkan fitur teknologi ASUS Eye Care Technology yang mereduksi pancaran sinar warna biru hingga 33 persen, mata tak akan lelah menatap layar 15.6 Inc beresolusi Full HD. Tombol lampu latar juga menampilkan kontrol cahaya ambient, untuk membantu tetap produktif di lingkungan apa pun – bahkan dalam gelap.

Mengetik pun sangat nyaman dapat menikmati keyboard full-size dengan backlight keyboard serta didukung teknologi ASUS IceCool yang menjaga palmrest tetap dingin. Dilengkapi tombol berukuran penuh dengan tombol travel 1,4 mm, pengalaman mengetik bisa betah berjam-jam. Mau sambat apa lagi untuk nggak produktif? No way.

4. Audio Visual

Kerjaan udah serius, namun nggak usah serius-serius amat kalau udah di level stress. Hidup juga butuh hiburan, guys! Di sela-sela mengedit, saya biasanya mendengarkan music favorit yang kebanyakan mellow dari laptop. Kelar kerjaan kadang nonton film hasil download an atau dari pinjam teman. Kebanyakan sih nonton drama korea lah, hahahah.

Selain menawarkan performa dan desain keren, ASUS pun sudah melengkapi kemampuan multimedianya. VivoBook Pro F570 memiliki audio yang sangat jernih karena ada teknologi Sonic Master di dalamnya yang didukung oleh processor. Sonic Master adalah perpaduan khusus perangkat keras dan perangkat lunak pintar yang dirancang untuk memberi kontrol audio penuh untuk suara yang benar-benar luar biasa untuk film, musik, dan game. Speaker laptop ini berada di bagian bawah laptop, tepatnya di area pojok depan kanan dan kiri.

Dari sisi visual, VivoBook Pro F570 memiliki fitur ASUS Splendid software tuning untuk memastikan warna yang ditampilkan di layar lebih konsisten dan akurat. Demi kemudahan konfigurasi, ASUS Splendid memiliki empat mode bawaan dan optimalisasi untuk jenis konten yang berbeda aitu Normal Mode, Eye-Care Mode, Vivid Mode, dan Mode Manual. Artinya, pengguna akan lebih nyaman mengerjakan segala aktivitas, presentasi, main game ataupun memutar hiburan film dengan detail lebih baik.

Sekeren ini yang diberikan Vivobook Pro F570, saya sudah memasukkan laptop ini ke wish list saya. Kamu pun harus memilikinya.

Siap Meminang ASUS Vivobook Pro F570?

Saya siap menyambut gembira Asus Vivobook Pro F570 sebagai rekan kerja. Kadung suka dengan brand ASUS yang menyemarakkan persaingan perangkat komputasi mobile, apapun yang diluncurkannya saya gilai, makanya saya mau laptop ASUS bukan yang lain.

Dengan seabrek tugas sebagai content creator, memakai laptop biasa tentu tidak akan maksimal, makanya harus yang berspesifikasi tinggi guna menunjang kelancaran kerja. Ditopang oleh AMD Ryzen dan Nvidia GeForce GTX 1050 yang bertenaga, Vivobook Pro F570 pilihan terbaik yang harus dimiliki content creator.

Sudah terbayang bukan, bagaimana cepatnya grafis yang diberikan ketika menggunakan laptop yang sudah ditambah dengan VGA dari Nvidia GeForce GTX 1050. Saya sih ingin segera meminangnya untuk menemani pekerjaan lebih produktif. Apalagi bobotnya yang ringan bisa dibawa ketika ngetrip sembari mengerjakan tugas di perjalanan.

Vivobook Pro F570 cukup memadai untuk aktivitas multimedia dan digital masa kini. Tidak hanya menjadi pilihan yang optimal untuk content creator, tapi juga para gamer. Kalau ada teman kamu yang memperdebatkan AMD dan Nvidia untuk laptop gaming idaman, sodori saja info kalau ASUS menghadirkan keduanya. Laptop ASUS ini emang laptop gaming yang layak dipinang. Rasakan sendiri pengalaman dengan Asus Vivobook Pro F570!


ASUS ini sudah mulai tersedia di pasaran, baik toko offline ataupun online. Dengan desain menarik dan spek keren, harga VivoBook Pro F570 Ryzen 5 dibanderol Asus dengan Rp 11,799 juta. Sementara versi Ryzen 7 beda 2 juta yakni seharga Rp 13,999 juta. ASUS VivoBook Pro F570 Ryzen 7 juga dijual eksklusif di JD.ID, melalui mobile site di https://m.jd.id/camp/asus-f570zd-r7591t-316210179.html atau desktop site di https://www.jd.id/campaign/asus-f570zd-r7591t-3162.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s