Bersiap Mejeng Cantik Dimanapun Bersama ASUS Zenbook 13/14/15

Kabar itu sudah melesat cepat seisi kafe. Dan saya menerimanya belakangan.

“Ya karena kamu jarang ke sini sekarang.” Kata empunya kafe, Bang Ko, menyindir saya yang sudah hampir sebulan ini tidak bertandang ke kafe.

Harusnya hari itu saya tidak berniat ke kafe ini. Terbiasa peka dengan suasana langit yang redup, tidak sengaja kaki ini malah memilih melipir ke sini. Deras hujan mendadak menyambut dua menit kemudian tanpa disertai permulaan titik titik air. Tepat perhitungan tidak kebasahan.

Mungkin kalau saya tidak ke sini, tidak akan mendengar kebenarannya langsung dari orangnya. Insting kepo yang menuntut sejelas-jelasnya.

Peristiwanya terjadi dua hari lalu di depan kafe ketika sedang ramai-ramainya pengunjung. Bang Ko baru saja turun dari motornya.  Entah ceroboh atau memang tasnya yang keberatan isi, tas tersebut jatuh dari pundaknya. Jatuhnya bukan hal yang mengejutkan. Yang jadi sial, tasnya dilindas oleh motor orang yang menyelip kencang dari belakangnya. Malangnya ada yang retak di dalamnya, yang jelas bukan hati.

Shock juga saya setelah tahu itu laptop Bang Ko tidak terselamatkan.

Laptop itu Harga yang Paling Berharga Selain Keluarga

Karena laptop itu penyokong kreativitas dan juga sebagai sumber penghasilan. Tentunya iya dalam arti harta yang sesungguhnya.

Saya memahami betul gimana perasaan Bang Ko.  Kehilangan laptop seperti kehilangan separuh jiwa karena ia begitu berharga dan telah berjasa. Laptop Bang Ko adalah teman awal dia memulai usaha, dari mengelola social media dan promosi online. Dalam mengelola bisnis kafe, segala datanya ada di laptop tersebut.

Sedangkan bagi saya, laptop adalah kawan berkarya. Sebagai blogger sekaligus freelancer, laptop menunjang kebutuhan saya semakin produktif dan kreatif dalam hidup mulai review produk, sponsor, konten, dan lomba blog yang juga menghadirkan pundi-pundi penghasilan. Menemukan dunia baru dalam menulis membuat saya merasakan hidup lebih bermanfaat dan bergairah. Membawa laptop kemanapun dan dimanapun adalah keharusan bagi saya yang juga seorang traveler. Apalagi memiliki laptop berukuran kecil adalah keuntungan bagi saya yang senang menjelajahi tempat dan hinggap melepaskan imajinasi ke dalam tulisan. Dari menangkap momen unik dan potret kehidupan yang dilalui dalam perjalanan, dibantu juga dengan kamera itulah yang kerap menghadirkan inspirasi baru. Gambar dan tulisan berbaur  yang dituang segera ke dalam laptop akhirnya menjadi konten menyegarkan untuk dinikmati. I love this job.

2019GantiZenbook(1)Salinan 2019GantiZenbook (2).png

Saking berharganya laptop, saya terlalu protektif kalau seseorang tanpa sengaja menyenggolnya. Seakan menjerit “Dont touch it.” Ingat pernah hampir jatuh dulu. Itu sudah ketar ketir banget yang berujung masuk servis. Makanya saya jadi berhati-hati memperlakukan laptop seperti anak sendiri.

Dan Kafe Bang Ko menjadi saksi bisu awal mula tulisan-tulisan saya mulai bertebaran di dunia maya. Suasana yang dihadirkan di kafe ini berbeda dalam naungan hangatnya kopi membuat saya betah berlama-lama duduk mantengin layar dan mengetuk-ngetuk keyboard. Secangkir kopi dan laptop hitam ini seperti kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tidak ada rasa yang tercipta ketika menghasilkan konten tanpa secangkir kopi di sampingnya. Itulah awal saya sebut laptop ini sebagai si Kopi Hitam. Di tempat ini pula saya juga kabarkan berita gembira kalau memenangkan kompetisi, pamer ke Bang Ko yang kerap melahap artikel-artikel blog saya sekaligus yang mengkritisi namun membangun.

2019GantiZenbook
Secangkir kopi dan Laptop si Kopi Hitam-ku

Seperti kegembiraan yang layak dirayakan, kesedihan juga patut dirayakan. Begitu kata Bang Ko yang malah memberikan saya makan siang gratis hari itu.

“Kenapa harus begitu?” Saya kebingungan.

“Biar nambah barokah rejeki kalau naktir orang. Biar segera bisa punya laptop baru.”

“Jadi ada udang di balik batu. Tapi ikhlas kan?”

“Ya kali ini saja.”

Selama jadi pelanggan setia di Kafe Bang Ko, yang tidak ada diskon member, baru kali ini dia berbaik hati begini. Rejeki baik mana nolak.

“Mau saya kenalin yang baru nggak Bang?”

“Cewek mana?”

“Heh, kok ngarahnya ke situ? Laptop maksudnya.”

Sebenarnya saat ngobrol dengan Bang Ko, saya sembari mantengin live story di instagram ASUS ID yang tengah meluncurkan Seri Zenbook Terbaru. Saya tunjukkin ke Bang Ko.

 “Saya juga lagi ngincer ini, Bang.”

Si Kopi Hitam yang berukuran kecil, sayangnya ia mengusung spesifikasi rada jadul. Diajak bekerja cepat malah semakin lemot, yang sering membuat saya frustasi dan harus sabar. Dengan usia yang sudah tua, ketahanan baterai si Kopi Hitam pun makin lemah hanya bertahan dua jam. Tidak heran Bang Ko hafal lokasi duduk saya di kafe yang mesti dekat colokan.

“Sudah saatnya ganti dengan kualitas yang lebih tinggi lah laptop kamu.” Kata-kata Bang Ko yang kerap melontarkannya pada saya.

Ngeri membayangkan jika si Kopi Hitam mengalami kejadian naas dilindas motor seperti punyanya Bang Ko. Bagi seorang blogger yang menyukai traveling, memiliki laptop aman, ringkas, dan kokoh adalah idaman karena tidak khawatir akan resiko ketika diajak kemanapun. Bersyukur ada jawaban atas kegelisahan atas pencarian laptop yang tepat, juga Bang Ko, dengan hadirnya seri ZenBook terbaru, yaitu ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan Zen13Book 15 UX533.

Mantengi Si Trio Laptop Teringkas Sedunia yang Tangguh

Jauh-jauh hari saya sudah tidak sabar menanti peluncuran inovasi terbaru ASUS pada 17 Januari 2019.  Ketika hari tersebut datang, saya hanya bisa mantengin acara tersebut dari live story Instagram ASUS. Banyak juga blogger yang datang dan memeriahkan acara, saya tahunya juga dari IG Story mereka. Seperti Kak Katerina (Travelerien), Pungky, dan Mirasahid. Sayangnya saya belum masuk komunitas Blogger Asus (BLUS) jadi tidak diundang oleh Tim PR ASUS. Jadi ngarep banget someday datang dan merasakan keseruan launching ASUS. Meski mantengin dari layar smartphone, itu saja sudah terkagum-kagum saya ketika ketiga laptop Seri ASUS Terbaru dimunculkan oleh Jimmy Lin (Regional Director ASUS South East Asia), Sandra Dewi dan Nagita Slavina. Seri ZenBook terbaru yang diperkenalkan yaitu ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan Zen13Book 15 UX533 atau yang disebut dengan Zenbook 13/14/15.

Trio laptop dipamerkan dengan tiga warna memukau

Siapa sih nggak kenal ASUS?

Inovasi ASUS yang tiada henti kini memasuki tahun 30 di 2019 berhasil menguasai pangsa pasar cukup besar. Hingga akhirnya sampai pada ZenBook terbaru yang disebut-sebut sebagai pionir laptop ultrathin yang juga merupakan laptop paling ringkas di dunia. Suatu kejutan sih, tiga laptop premium sekaligus diluncurkan. Inilah “The World’s Smallest 13, 14, and 15 Inch Notebook”. NanoEdge display adalah alasan yang menjadikannya laptop paling ringkas di kelasnya. ZenBook 13/14/15 juga sudah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G. Trio laptop tersebut sudah lolos dari beberapa pengujian ekstrim, seperti pengujian pada ketinggian dan kelembaban. Jadi jangan anggap remeh, tipis gini kuat loh!

Zenbook 13/14/15 manis kan kayak senyumnya Kak Nagita 🙂

Berpalingnya saya dari si Kopi Hitam ke ZenBook 13/14/15, juga karena pandangan pertama memandang trio ini yang berdesain cantik dan mewah yang dilengkapi dengan fitur Numpad, kamera 3D Inframerah HD, dan Frameless NanoEdge Display Pilihan warnanya pun juga menggoda saya yang ingin segera berpindah dari warna pekatnya Si Kopi Hitam. Ada Royal Blue, Icicle Silver dan Burgundy Red. Seperti gaya ZenBook sebelumnya, Seri Zenbook terbaru masih ada sentuhan akhir logam- dengan ikon Zen dengan spun-metal finish pada covernya yang membuatnya tampak elegan. Makin cantik lagi ditambah dengan panel trim Rose Gold yang kontras di atas keyboard untuk sentuhan ekstra mewah. Sungguh ngiler saya digodanya, apalagi kalau memilikinya bakal pamer kemana-mana haha.

ZenBook Classic.png

Fitur-Fitur Unggulan ASUS ZenBook 13, 14, 15 Inch

Semakin berproses menjadi blogger yang profesional, tentu tuntutan menulis konten juga membutuhkan perangkat yang mumpuni. Tahun baru ini saya pun memiliki impian baru yakni laptop baru demi menghasilkan karya-karya segar ke depannya. Keinginan saya mengganti si Kopi Hitam ke ZenBook 13/14/15 bukan tanpa alasan. Mengusung tema #UnleashYourCreativeVision, Zenbook terbaru ini seakan mendorong saya untuk bersiap melepaskan seluruh kreatifitas yang saya miliki. Banyak fitur-fitur unggulan yang menyertai ketiga ultrabook premium ini.

1. Ultra Tipis Ultra Ringkas

ASUS ZenBook 13 adalah laptop 13″ terkecil di dunia bahkan lebih kecil dari kertas A4. Mungkin tidak percaya kalau tidak dibuktikan oleh Jimmy Lin yang memasukkan ASUS ZenBook 13 ke dalam amplop cokelat ketika launching. Terpukau banget saya melihatnya! Dengan desain super tipis, ASUS ZenBook 13 UX333 hanya 16,9 mm, 1,19 kg dan 14% lebih kecil dari generasi sebelumnya ZenBook 13 (UX331). Sedangkan ASUS ZenBook 14 1,09 kg dan 15,9 mm dan ASUS ZenBook 15 1,59 kg dan 17,9 mm.

Saking tipisnya ASUS ZenBook 13, Kak Pungky seneng bisa gojet-gojet dengan satu tangan pegang Zenbook tersebut di acara, yang ditunjukkannya di feed Instagram. Serasa nggak ada beban membawanya.

Tipis sekaligus ringkas, super seksi ini laptop. Beda banget dengan laptop saya yang meski berukuran kecil namun dimensinya besar.

Lalu apa yang membuatnya ringkas? NanoEdge Display adalah alasan yang menjadikannya laptop paling ringkas di kelasnya. Desain NanoEdge empat-sisi tanpa bingkai benar-benar menakjubkan hanya setipis 2,8mm di bagian samping, 3,3mm di bagian bawah dan hanya 5,9mm di bagian atas untuk mengakomodasi kamera. Edge Display juga membuat laptop tersebut memiliki screen-to-body ratio sampai 95 persen sehingga layarnya terlihat lebih lega dan hampir tanpa batas.

Ketiga laptop ini juga memiliki layar dengan resolusi full HD. Ukuran layar ZenBook 13 dan 14 adalah 13.3 inci dan 14 inci dengan resolusi FHD 1920 x 1080 piksel. Selain itu, untuk seri ZenBook 15 memiliki layar dengan lebar 15,6 inci tersedia resolusi layar lebih tinggi hingga 4K UHD 3820 x 2160 piksel.

2. ErgoLift Design dan NumberPad

Menjalani profesi sebagai blogger dan freelancer yang kerjaannya mengetik hingga lama, kenyamanan juga diperhitungkan oleh Zenbook Classic terbaru yang hadir dengan ErgoLift Design. Fitur inovatif ini akan mengangkat bodi laptop dan secara otomatis membentuk sudut 3o ketika digunakan. Dengan sudut bukaan maksimum 145°, bukaan lebih lebar dari kebanyakan laptop juga, sehingga pengguna memiliki lebih banyak kebebasan untuk memilih sudut layar terbaik. Sudut tersebut dapat meningkatkan kenyamanan saat mengetik sekaligus meningkatkan performa audio serta pendinginan.

Pengalaman mengetik yang luar biasa juga ditunjukkan oleh Zenbook Classic terbaru dengan full-size backlit keyboard ukuran penuh. Menggunakan key travel sejauh 1,4 milimeter, setiap tombol pada jajaran laptop ZenBook Classic terbaru terasa sangat nyaman ketika ditekan. Ditambah LED backlit, mengetik menggunakan laptop ini pun menjadi tetap nyaman meski dalam keadaan gelap.

Tidak berhenti sampai di situ, kenyamanan juga dilengkapi oleh NumberPad Ekslusif dengan lampu LED yang menyatu dengan TouchPad. Sebuah touchpad yang dapat berganti fungsi menjadi numeric keypad untuk input daya yang lebih cepat. Bahkan pada saat fitur NumberPad aktif, sang touchpad masih dapat berfungsi sebagai penggerak kursor pointer. NumberPad hanya dimiliki oleh Zenbook 13 dan 14. Sementara ZenBook 15 hanya memiliki tombol keyboard angka seperti yang terdapat pada laptop lainnya.

3. Tangguh, Bersertifikasi Military Grade

Sebagai laptop tertipis, bukan berarti ZenBook 13/14/15 itu ringkih. Masih mempertahankan keunggulan ZenBook seperti sebelumnya yang memiliki perfoma tinggi, Zenbook seri terbaru juga military standard laptop. Jadi sudah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G yang membuktikan bahwa ketiga ZenBook memiliki durability yang tinggi. Kecil-kecil namun tangguh diajak jumpalitan segala medan perjalanan dalam backpack. Mau dilindas, mau dibanting, kuat kok. Kekuatannya ini yang mendukung produtivitas. Bagi traveler yang senang berpindah-pindah tempat dan yang dituntut bekerja mobilitas, laptop ini adalah jawaban.

Sudah terbukti juga oleh Koh Deddyhuang, travel blogger, dalam Instastory nya mencoba menginjak laptop premium padahal berat badanya 75 kg. Sumpah, masih hidup tuh laptop! Mantap betul!

4. Spesifikasi Tanpa Kompromi, Daya Tahan Lama

Sebagai blogger, tidak sekedar menulis artikel saja. Juga membuat infografis, editing foto maupun video untuk menjadikan konten menarik. Seabrek pekerjaan ini menuntut performa laptop pun harus terbaik untuk mendukung kreativitas.

Lagi-lagi, meski tipis, ringkas, tangguh dan nyaman, spesifikasinya ZenBook 13/14/15 mampu memberikan segala performa terbaik untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan komputasi dengan mudah. Karena ditenagai oleh prosesor Intel generasi ke-8, Intel Core i7 – 8565U yang dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya, untuk multitasking yang mudah dan super mulus. ZenBook Classic terbaru juga memiliki sistem operasi Windows 10.

Zenbook 13 dan 14 didukung dengan kartu grafis NVIDIA GeForce MX150 VRAM 2 GB / GDDR5 / Intel Ultra HD Graphics 620 yang sangat mumpuni untuk menemani kebutuhan bekerja dan hiburan sehari-hari. Sedangkan ZenBook 15 dibekali dengan kartu grafis yang lebih tinggi yakni NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q, VRAM 2 GB / 4 GB / GDDR5 dan Intel Ultra HD Graphics 620 yang semakin powerful dalam hal performa grafis ekstra seperti video editor, dan juga bermain game.

Performa jajaran ZenBook Classic terbaru ini semakin optimal berkat penggunaan NVMe SSD sebesar 512GB hingga SSD 1TB PCie 3.0 x4. NVMe SSD memiliki kecepatan baca dan tulis yang lebih cepat dibandingkan SSD SATA standar. Menyimpan data pun ditemani pilihan 8GB atau 16GB LPDDR3 RAM berkecepatan tinggi – 2133MHz. Juga dilengkapi fitur gigabit-class WiFi dan ASUS WiFi Master technology yang memungkinkan mendapatkan kecepatan download tinggi, serta kualitas streaming yang lebih baik dengan jangkauan jaringan yang luas dan stabil. Kinerjanya tidak perlu diragukan lagi. Zenbook Classic terbaru ini ideal untuk dimiliki siapapun.

ZenBook Series.pngUntuk daya baterai, ini yang saya cari-cari karena si Kopi Hitam hanya bertahan hidup dua jam saja. Hidup hariannya hanya untuk dicharge berkali-kali. Sedih saya tuh sebagai pemiliknya. Zenbook 13/14/15 ditenagai oleh baterai berkapasitas tinggi yang tidak akan mengecewakan. Dengan 50Wh Li-polymer battery, daya tahan baterai seri ZenBook 13 dan 14 mencapai 14 jam. Sedangkan seri ZenBook 15 memiliki daya tahan baterai mencapai 16 jam. Saya bisa membayangkan bagaimana perjalanan bisa lebih panjang dengan membawa Zenbook Classic terbaru ini, betapapun lamanya hari kerja saya. Ketahanan baterai tersebut memastikan untuk beraktivitas seharian tanpa perlu mengisi daya baterai laptop. Gak ada lagi tuh bolak-balik ngecharge laptop, apalagi harus berebut colokan dengan orang lain..

5. Ekstra Aman dengan Konektivitas Lengkap

Kesibukan kerja yang sampai kedua tangan ikutan penuh kerjaan, rasanya pengen punya tangan tambahan untuk membantu memudahkan kerjaan. Pernah ngerasain gini nggak? Mau buka laptop pun nggak terjangkau.

Kenalan dulu deh dengan kamera 3D Inframerah HD dari ZenBook 13/14/15. Fitur menarik karena memungkinkan akses cepat login dengan pemindai wajah Windows Hello bahkan dalam kondisi gelap sekalipun. Agar tetap dapat memasang camera pada bezel atas ASUS menggunakan kamera ultra tipis dengan 4 elemen lensa untuk memproduksi gambar tajam dan rendah noise. Tidak hanya face login, login juga bisa dengan menggunakan suara melalui Cortana dari jarak jauh – hingga 4 meter bahkan di lingkungan yang bising. Kemudahan akses tanpa menggunakan tangan, lebih aman digunakan lewat face dan voice login tanpa harus memasukkan password ataupun PIN. Keren kan mengendalikan laptop dengan cara baru.

Salinan Salinan ZenBook Series.pngBekerja dalam kondisi mobile di era digital sekarang, saya juga perlu terhubung tanpa hambatan sehingga bekerja cepat. Misalnya transfer data, koneksi jaringan. Seri ZenBook terbaru hadir dengan fitur konektivitas yang lengkap mengandalkan dual-band WiFi 802.11ac (2×2) untuk koneksi cepat dan stabil. Melengkapi konektivitas nirkabelnya ada pula Bluetooth 5.0 yang bisa digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal. Sementara konektivitas melalui kabel pada jajaran laptop ini disokong oleh serangkaian port mulai dari USB Type-A, HDMI, combo-audio jack dan card reader MicroSD untuk kebutuhan data, audio dan video. Tersedia juga port USB 3.1 Gen 2 Type-C yang memiliki kecepatan transfer data hingga 10Gbps.

Spesial : Tas Eksklusif X Sebastian Gunawan

ASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan ZenBook 15 UX533 terlalu spesial, sampai-sampai kejutannya tidak berhenti-henti. Pada lauching tersebut ASUS menggandeng desainer top Sebastian Gunawan untuk menghadirkan tas laptop exclusive. Tas tersebut gratis dimiliki untuk setiap pembelian Zenbook 13/14/15 untuk promo yang berlangsung pada periode 17 Januari – 17 Februari 2019 sehingga ketersediaannya terbatas. Untuk mengklaim koleksi tas exclusive, pembeli dapat mengunjungi situs ASUS dan memasukkan kode serial number dari perangkat yang dibeli melalui melalui situs ASUS berikut ini: https://www.asus.com/id/event/ZenBookGift/.

Untuk mendapatkan tas harus beli dong ya. Memang harga Zenbook 13/14/15 berapaan?

Asus membanderol ZenBook terbaru ini tergantung spesifikasi mulai dari harga Rp 15.299.000 untuk ZenBook 13 UX333F dan ZenBook 14 UX433 yang menggunakan Intel Core i5 dan storage 256GB.  Hingga 26,9 juta untuk ZenBook 15 UX533FD. Asus juga memberikan garansi selama 2 tahun yang bisa digunakan secara global. Sebagai laptop premium, sangat pantaslah harganya dengan produktivitas yang bakal dapat disokongnya.

Bersiap Mejeng Cantik Dimanapun Bersama Zenbook 13/14/15

 “Life is not easy for any of us. But what of that? We must have perseverance and above all confidence in ourselves”.Marie Curie

Memang menjalani hidup itu tidak mudah, apalagi menjalani pekerjaan yang menuntut kesempurnaan. Untuk membuatnya mudah dibutuhkan percaya diri. Dan kepercayaan diri dalam hidup pun juga membutuhkan dorongan dari luar. Seperti pancaran yang saya inginkan dari Zenbook 13/14/15. Dia terlalu sempurna untuk membuat saya percaya diri ketika berada di tempat umum.

Begitu ringkas dimasukkan ke dalam tas dan ringan dibawa kemanapun. Saking cantiknya desain Zenbook 13/14/15 saya pun ikutan tampak cantik kalau mejeng di suatu cafe sambil menyalakan layar laptop, bisalah ya pamer kepada banyak orang. Segala kesempurnaan dari tipis, ringkas, mewah, tangguh, dan bertenaga pula melengkapi kreativitas dalam bekerja dan lebih produktif. Saya sudah berkhayal membawa tas exclusive kemanapun berisi Zenbook 13/14/15 tanpa takut resiko apapun. Karena inspirasi menulis kerap saya dapatkan ketika bepergian.

Saya bersiap menjemput rejeki di awal tahun dan melepaskan seluruh kreatifitas bersama ZenBook 13/14/15. Kamu?


Buat kalian yang penasaran dengan spesifikasi lengkap ZenBook 13, 14, dan 15, bisa kalian lihat pada tabel berikut ini.ASUS Zenbook 13_14_15..png

Spesifikasi ASUS ZenBook 13 (UX333FN) ASUS ZenBook 14 (UX433FN) ASUS ZenBook 15 (UX533FD)
Processor Intel® Core i7-8565U processor Intel® Core i7-8565U processor Intel® Core i7-8565U processor
Intel® Core i5-8265U processor Intel® Core i5-8265U processor Intel® Core i5-8265U processor
Display 13.3″  FHD (1920 x 1080) NanoEdge display 14″  FHD (1920 x 1080) NanoEdge display 15.6″  4K UHD (3820 x 2160)  / 15.6”  FHD (1920 x 1080) NanoEdge display
178° wide-view technology 178° wide-view technology 178° wide-view technology
72% NTSC 72% NTSC 72% NTSC
Four-sided frameless design, up to 95% S/B ratio Four-sided frameless design, up to 92% S/B ratio Four-sided frameless design, up to 92% S/B ratio
Operating System Windows 10 Pro Windows 10 Pro Windows 10 Pro
Windows 10 Home Windows 10 Home Windows 10 Home
Graphics NVIDIA® GeForce® MX150, 2GB GDDR5 VRAM NVIDIA® GeForce® MX150, 2GB GDDR5 VRAM NVIDIA® GeForce® GTX 1050 Max-Q, 2GB/4GB GDDR5 VRAM
Integrated Intel® UHD Graphics 620 Integrated Intel® UHD Graphics 620 Integrated Intel® UHD Graphics 620
Memory 8GB / 16GB 2133MHz LPDDR3 onboard 8GB / 16GB 2133MHz LPDDR3 onboard 8GB / 16GB 2400MHz DDR4 onboard
Storage 1TB PCIe® 3.0 x4 SSD or 512GB/256GB PCIe® 3.0 x2 SSD 1TB PCIe® 3.0 x4 SSD or 512GB/256GB PCIe® 3.0 x2 SSD 1TB PCIe® 3.0 x4 SSD or 512GB/256GB PCIe® 3.0 x2 SSD
Connectivity Wi-Fi: Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi Wi-Fi: Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi Wi-Fi: Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi
Bluetooth® 5.0 Bluetooth® 5.0 Bluetooth® 5.0
Cameras 3D IR HD camera 3D IR HD camera 3D IR HD camera
Interfaces USB 3.1 Gen 2 Type-C USB 3.1 Gen 2 Type-C USB 3.1 Gen 2 Type-C (display support)
USB Type-A (up to 10Gbps) USB Type-A (Up to 10Gbps) USB Type-A (up to 10Gbps)
USB 2.0 USB 2.0 USB Type-A (up to 5Gbps)
HDMI HDMI HDMI
Micro SD Micro SD SD card
Audio combo jack Audio combo jack Audio combo jack
Touchpad Exclusive NumberPad design Exclusive NumberPad design
Audio ASUS SonicMaster stereo audio system, certified by Harman Kardon ASUS SonicMaster stereo audio system, certified by Harman Kardon ASUS SonicMaster stereo audio system, certified by Harman Kardon
Array microphone with Cortana and Alexa voice-recognition support Array microphone with Cortana and Alexa voice-recognition support Array microphone with Cortana and Alexa2 voice-recognition support
Battery 50Wh 3-cell lithium-polymer battery 50Wh 3-cell lithium-polymer battery 73Wh 4-cell lithium-polymer battery
Up to 14 hours battery life Up to 14 hours battery life Up to 116 hours battery life
AC Adapter 65W power adapter, plug type: ø4 (mm) 65W power adapter, plug type: ø4 (mm) 90W power adapter, plug type: ø4 (mm)
(Output: 19V DC, 65W) (Output: 19V DC, 65W) (Output: 19V DC, 65W)
(Input: 100-240V AC, 50/60Hz universal) (Input: 100-240V AC, 50/60Hz universal) (Input: 100-240V AC, 50/60Hz universal)
Dimensions 30.2cm x 18.9cm x 1.69 cm 31.9cm x 19.9cm x 1.59 cm 35.4cm x 22cm x 1.79 cm
Weight With anti-glare display: 1.09kg With anti-glare display: 1.09kg With anti-glare display: 1.59kg
With standard display: 1.19kg With standard display: 1.19kg With standard display: 1.69kg

6 thoughts on “Bersiap Mejeng Cantik Dimanapun Bersama ASUS Zenbook 13/14/15

  1. Wah… aku juga nggak ngerasa, sejak kapan laptop jadi barang paling sering dipakai, disukai, bahkan kalau disentuh orang lain bawaannya nggak tenang aja. Ulasannya tentang Asus ZenBook lengkap banget, jadi mupeng pengen satu. Tapi mahal juga yak. hehe harus nabung dulu kayaknya,

    Liked by 1 person

  2. Awal saya punya laptop iya dijaga dengan sangat baik dan protective banget. Tapi semakin kesini, malah anak pertama saya sering ikutan main laptop, alhasil laptopnya malah babak belur, ya diinjek lah, layarnya diratain sama keyboard, kayak talenan katanya, bahkan sampai 2 tombolnya ilang digebukin pake mainan, hahahaha… Ngenes pokoknya mah. Pengen dah #2019PakaiZenBook

    Liked by 1 person

  3. Kalau dulu butuh laptop sebatas canggih, sekarang butuh yang elegan, cantik, dan tangguh. Syukurlah kini ada ZenBook.

    btw mbak, saya koreksi ya. Untuk blogger yang ingin diundang ke acara launch produk ASUS tidak mesti harus jadi member Komunitas BLogger ASUS. Dalam 2 acara launch terakhir, PR Asus mengundang 80 blogger non member BLUS di acara launching ZenFone Max Pro M2 bln Des 2018 dan 60 blogger non member Blus di acara launching Zenbook bln Jan 2019. Undangannya disebar dan blogger silakan mendaftar lewat form yang dibagikan. Next pantengi medsos saya dkk kalau ada acara lagi biasanya blogger2 diundang.

    Liked by 1 person

    1. Thanks koreksinya Kak Katerina 😘 padahal aku udah follow sosmed kakak, cuma kayaknya ketinggalan info saja, hiks… Semoga lain kali di acara ASUS bisa berpartisipasi karena ASUS nampak seru banget kalu ngundang blogger

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s