Rahasia Alami Di Balik Perempuan Kuat

WUSSSS!!!! Hawa dingin langsung menampar tubuh begitu diri ini yang memasuki ruangan tertutup berdinding putih yang dijejali tumpukan barang-barang beku. Suhu ruangan -20 oC. Lalu keluar dari ruangan tersebut, pindah ke ruangan luas bersuhu rendah 10oC. Kalian pikir saya masuk di lemari es?

Ya, bisa dibilang begitu. Saya bekerja bukan di kantor ber-AC yang bersuhu berkisar 25oC. Lebih dari itu, saya  berada di pabrik pemotongan unggas dimana suhu ruangan yang mengharuskan dingin untuk menjaga mutu daging.

 

Menjalani pekerjaan dimana setiap hari berada di ruangan dingin tentu memberikan resiko gangguan kesehatan bagi tubuh. Apalagi bekerja di pabrik adalah pekerjaan berat dimana kebanyakan karyawannya adalah laki-laki, saya yang seorang supervisior pun tidak mau kalah dengan mereka, membuat saya terkuras tenaga. Sebagai seorang pekerja dengan aktivitas yang nggak ada habisnya dengan rutinitas yang sama setiap hari, saya menyadari jika sistem kekebalan tubuh semakin menurun. Hal tersebut sudah saya alami. Tubuh yang gampang capek, ujung-ujungnya juga gampang membuat jatuh sakit. Tapi kini untungnya saya memiliki rahasia agar tetap menjadi perempuan kuat untuk bekerja.

 

Aktivitas Kerja yang Menuntut Kuat

Seberapa kuat saya sebagai seorang pekerja? Kalau dihitung dalam sehari saya bekerja kurang lebih 13 jam lamanya sebagai karyawan pabrik. Sebenarnya melebihi ketentuan jam kerja pada normalnya 7 jam, tapi ya memang itu adanya. Well, akan saya ceritakan bagaimana rutinitas keseharian saya bekerja.

04.00-06.00 adalah jam mulai saya bekerja.  Dengan seorang anak buah, kami mengeluarkan produk pesanan dari cold storage  yang sudah kami siapkan semalam. Dilakukan pengechekan terakhir dengan menimbang berat, yang kemudian di-loading ke truk pengangkut untuk selanjutnya dikirim ke tempat tujuan mitra.

06.00 setelah driver berangkat, saya melanjutkan pekerjaan menerima truk ayam yang datang satu jam sebelum slaugthering (proses pemotongan) atau tepatnya jam 7 ketika jam kerja karyawan masuk semua. Namun sebelum melanjutkan pekerjaan, saya diijinkn beristirahat  sekitar 15 menit. Kemudian mengurus truk ayam tersebut dengan mengoordinir unloading, menimbang bobot ayam, pemeriksaan kondisi ayam.

07.00-12.00 mulailah slaugthering. Dari ayam hidup menjadi karkas (daging yang dihasilkan). Proses ini dilaksanakan di ruang suhu normal yang lembab biasanya sampai jam 10.00, lalu setelah mendapatkan karkas berkualitas dipindah ke ruang Cold Storage. Ruangan inilah yang bersuhu dingin, terbagi menjadi cut up room, chilled room, dan freezer yang suhunya berbeda-beda. Ruangan cut up bersuhu 10oC dilakukan pemotongan bagian-bagian karkas seperti paha bawah, paha atas, punggung, sayap, fillet, dada yang selanjutnya akan disimpan ke chilled room. Namun saya tidak mengikuti proses cut up lebih lanjutnya karena selepas jam 12.00 jadwal saya harus beristirahat sampai sore.

12.00-18.00, jam istirahat itu saya melakukan pekerjaan di mess seperti membersihkan kamar dan mencuci baju. Di sela-sela itu saya masih menyempatkan hobi menulis draft novel. Namun terkadang saya tidak bisa beristirahat untuk tidur di siang ini karena biasanya bos datang di jam-jam ini, dan mengadakan rapat. Otomatis saya pun harus masuk lagi ke kantor.

18.00-23.00, mengerjakan orderan. Dimana sumber daya manusia pabrik ini masih sedikit, adalah melelahkan ketika mengerjakan orderan hanya berdua saja. Kami menyiapkan barang dengan mengambil daging segar dari chilled room atau daging beku dari freezer room tergantung permintaan mitra. Chilled room yang berfungsi sebagai penyimpanan produk akhir segar sementara selama 1-2 hari memiliki suhu ruang 1-5oC. Sedangkan freezer room bersuhu ruang -15 ~ -20oC untuk menyimpan produk produk beku agar bertahan lama sampai setahun. Berada di perusahaan kecil, bos tidak membatasi mitra melakukan orderan jam berapapun. Biasanya sore mereka baru memesan kepada kami bahkan kebanyakan datang ketika malam hari. Itu yang membuat pekerjaan ini bisa sampai lembur sampai tengah hari, bahkan ketika ditinggal tidur malam pun bisa datang juga itu orderan. Alhasil subuh yang harus barang orderan sudah siap, malah masih lanjut menyiapkan sisa orderan.

My Worker Life

Itulah rutinitas kerjaanku. Siklus itu berputar dari Senin ke Sabtu lalu kembali.

Kebayang kan berapa jam saya dalam sehari harus berada di ruangan dingin? Bukan ruangan dingin yang bersuhu AC loh! Yang paling nggak betah dingin tentunya ketika berada dalam freezer room. Meski pakai jaket tebal, tetap saja tebus badan. Apakah berlebihan jika saya menyebut diri sendiri sebagai manusia kutub? Hehe. Saking terbiasa di ruang cut up, saya merasa itu ruangan hangat kalau keluar dari freezer room. Keluar dari pabrik dan mendapatkan sinar matahari, saya seperti manusia kutub yang bertamasya ke daerah tropis. Sesuatu yang aneh ketika cahaya hangatnya menyentuh kulit, rasanya sudah lama tidak bersahabat dengan matahari.

Beberapa teman menganggap kerjaku enak tidak kepanasan jika dibandingkan yang bekerja lapang di panasan. Ada benarnya, tapi juga ada resiko bahaya yang mengintai. Udara dingin mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Saya sudah bekerja di ruangan dingin, dan diperparah balik ke mess lanjut tidur malam dalam kondisi ber-AC.

Bekerja di dalam suhu dingin terus-menerus menjadikan daya tahan tubuh saya menurun. Cold stress menjadi permasalahan kesehatan saya. Saya mudah kelelahan dan kerap terkena infeksi pernafasan seperti flu, sakit kepala dan tenggorokan gatal.

Salinan My Worker Life

Lama-lama kan bisa mengalami hipotermia di kutub utama, hilang di segitiga permuda. *eh kok nyanyi.

Kenapa berada di ruangan yang memiliki pendingin bisa menjadikan tubuh lemah?

Itu karena radikal bebas yang mengancam dari polusi udara dingin tersebut. Radikal bebas yang bersifat reaktif dapat menyebabkan kerusakan sel, kematian sel, mengurangi kemampuan adaptasi sel sehingga menimbulkan gangguan atau penyakit. Tidak heran saya yang berada setiap hari di area kerja terpapar radikal bebas terus-menerus, gampang terkena penyakit.

Perempuan Kuat Itu Hampir Menyerah

“Manusia-manusia kuat, itu kita.

Jiwa-jiwa yang kuat, itu kita.”

Ada titik dimana saya ingin menyerah ketika badan rasanya begitu lelah pengen ambruk. Namun mendengarkan suara Tulus yang mentransfer nada-nada lagu ini untuk menguatkan. Saya merasakan kembali menjadikan perempuan kuat. Lagu ini begitu hebatnya, mungkin akan menjadi lagu resmi semacam Olimpiade Olahraga, Benar saja di Asian Para Games 2018. Saya kerap memutarnya di malam hari. Kalau boleh saya ubah liriknya, akan jadi seperti ini :

“Perempuan-perempuan kuat, itu saya juga.

Jiwa-jiwa yang kuat, itu saya juga.”

Kondisi badan yang tidak fit memang menghambat produktivitas saya, namun saya tetap bertanggungjawab terhadap pekerjaan dan berlaku profesional dalam bekerja. Kalau saya tidak masuk, pekerjaan bakal terbengkalai tentunya.

Kalau curhat tentang kondisi kesehatan, saya lebih lontarkan kepada teman akrab semasa kuliah. Tapi saya malah disindir. “Percuma gaji besar tapi tidak bisa menjaga kesehatan.”

Duh, rasanya hati ini tertohok. Saya yang selama ini hanya menahan sakit tidak memikirkan harus menjaga tubuh ini.

Kembali ke Alam Karena Alam Mengandung Kebaikan

Selama ini saya memang sudah melindungi diri dengan masker dan jaket tebal ketika di ruangan dingin. Namun kita kan tidak tahu apakah tubuh dalam sudah terlindungi? Makanya saya menambah perlindungan dari alam karena banyak kebaikan yang terkandung di dalamnya.

Antioksidan adalah zat yang saya butuhkan untuk melawan radikal dan menyeimbangkan jumlah radikal bebas dalam tubuh yang menyerang setiap hari. Beruntung tinggal di negara yang memiliki kekayaan tumbuhan herbal melimpah, mudah bagi kita menemukan bahan antioksidan alami. Rempah-rempah memiliki antioksidan tinggi yang alam sediakan untuk kita. Seperti jahe (Zingiber officinale) , tidak hanya berfungsi sebagai bahan makanan, juga bermanfaat bagi kesehatan. Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Dalam oloeresin jahe banyak terkandung senyawa fenolik seperti gingerol dan shogaol yang mempunyai aktivitas antioksidan yang tinggi melebihi aktivitas antioksidan vitamin E.

Ngomongin jahe, si kecil itu hebat banget ya. Saya kagum. Selain memiliki aktivitas antioksidan tinggi, jahe juga  memiliki khasiat untuk menghangatkan badan, mengatasi gejala masuk angin, mengatasi perut kembung. Tidak heran karena banyak kandungan alami yang dimilikinya menjadikan jahe sebagai minuman herbal bermanfaat.

kebaikan alami jahe

Ingat jahe jadi ingat tanaman jahe di pekarangan kampung. Ibu kerap memanfaatkannya untuk membuatkan minuman herbal dari jahe untuk menjagaku agar tidak mudah lelah. Hangatnya jahe melepas segala penat yang memborong tubuh. Berbahan dari alam, tentunya aman mengonsumsi tanpa khawatir campuran bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh. Dengan mengonsumsinya, kita sama saja melestarikan dan memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam.

Sebagai pekerja yang aktivitas tinggi, saya yang merasa ribet harus meracik jahe sendiri, kini dimudahkan oleh Konimex yang menghadirkan Sari Jahe Herbadrink . Saya menemukan sachet instan minuman jahe yang berbentuk bubuk ketika berjalan-jalan di supermarket, pusat kota.

Salinan Herbadrink Lidah Buaya

“Sekalian saja yang sari temulawak dan lidah buaya, kak.” Dari belakang saya, seorang mbak petugas supermarket berbicara. “Ketiganya baik buat menjaga kesehatan.”

Saya terlalu fokus dengan hanya melihat jahe, sampai tidak tahu kalau ada variasi lain. Ya sudah, saya ambil tiga variasinya. Mumpung bisa keluar, saya pun memborong produk ini lebih banyak.

Mbaknya emang nggak salah memberikan rekomendasi Lidah Buaya Herbadrink Sugar Free dan Sari Temulawak Herbadrink. Kandungan alami pada keduanya juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, tidak hanya yang sari jahe.

kebaikan alami lidah buayaKebaikan Alami Temulawak

 

Kebaikan Alami dari Herba Drink yang Menguatkan

Herbadrink  adalah minuman herbal alami yang dibuat berdasarkan resep tradisional Indonesia, diproses menggunakan teknologi modern dengan mempertahankan manfaat alaminya. Herbadrink itu sungguh baik karena mengandung kebaikan alami dari tanaman herbal di dalamnya. Sebagai seorang pekerja dengan jadwal padat, saya merasa beruntung mengonsumsi minuman ini. Praktis tinggal seduh, itu lah yang membuat saya memilihnya.  Apalagi rasanya enak dan segar, tanpa adanya tanpa endapan dan tanpa pengawet. Sungguh alami.

Ketiga varian rasa yang dimiliki Herbadrink tentu berbeda-beda manfaatnya. Sari Jahe Herbadrink berkhasiat meredakan masuk angin, kembung mengurangi rasa mual, menghangatkan dan membuat tubuh nyaman sehingga memberikan efek relaksasi. Lidah Buaya Herbadrink Sugar Free, yang menggunakan pemanis tanpa kalori, mampu memelihara kesehatan fungsi pencernaan dan membantu melancarkan buang air besar tanpa efek melilit yang mengganggu. Sari Temulawak Herbadrink bermanfaat untuk memelihara fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki fungsi pencernaan.

Sejak mendapatkan kebaikan alami dari Herbadrink dalam kehidupan, saya si manusia kutub menjadi pribadi yang lebih kuat dalam bekerja. Dan saya pun memiliki kebiasaan baru kemudian menjadi rahasia alami-ku.

  • Menghangatkan Tubuh di Pagi Hari dengan Sari Jahe Herbadrink

Herbadrink Sari Jahe

Pagi hari, hanya seperempat jam waktu terluang rasanya belum bisa merehatkan badan. Namun kini saya pergunakan menikmati waktu yang berharga tersebut untuk mendapatkan kebaikan alami dalam hidup. Saya tidak lagi menyepelekan perut di pagi hari. Perut  saya isi dengan mengonsumsi Sari Jahe Herbadrink. Keluar dari ruangan dingin, saya langsung mendapatkan kehangatan dari minuman herbal tersebut. Rasa pedas khas dari sari jahe itulah yang memberikan kehangatkan. Saya serasa menikmati relaksasi di pagi hari.

  • Menjaga Pencernaan di Siang Hari dengan Lidah Buaya Herbadrink Sugar Free

Herbadrink Lidah Buaya

Delapan jam sudah saya bekerja dari subuh hingga siang hari. Siang hari adalah waktu istirahat saya dengan Lidah Buaya Herbadrink Sugar Free. Minuman ini menjadikan kesegaran tubuh ketika saya campurkan dengan air dingin. Pencernaan perut pun terasa lebih baik berkatnya karena mampu melancarkan BAB.

  • Memulihkan Daya Tubuh Sebelum Tidur Malam Hari dengan Sari Temulawak Herbadrink

Herba Drink Temulawak

Kerja sampai lembur, menjadikan jam tidur malam hanya sebentar. Ketika tidur, sel-sel seharusnya bisa pulih selama itu untuk daya tahan tubuh. Karena butuh asupan yang bermanfaat, saya pun menyeduh Sari Temulawak Herbadrink sebelum tidur.

Menghargai Tubuh yang Telah Bekerja Keras

Saya bukan apa-apa andaikan tubuh ini tidak bisa diajak bekerja keras. Dia lebih kuat dari yang saya pikirkan. Mungkin saya akan pingsan. Tapi tidak. Terima kasih saya kepada otot-otot saya yang masih tetap kuat. Kalian hebat. Tubuh telah bekerja, terlalu sayang untuk disia-siakan jika tidak diberikan asupan alami. Terima kasih saya lakukan dengan mengonsumsi Herbadrink yang mengandung kebaikan alami. Ayo, kalian juga coba!

Terima kasih Herbadrink.png

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s