Aksi Sayangi Jantung : 10 Sehat 11 Sempurna #AksiSehatCeria

Serangan itu datang di hari Minggu  menjelang senja. Saya dan ibu tengah bersantai menonton televisi. Tiba-tiba kakak sulung saya merebahkan diri di hadapan kami. Sekujur badannya basah, kukira dia habis mandi tidak sempat mengeringkan dengan handuk. Tampak dia capek berat sembari memegangi dadanya. Ibu hanya memijati badan kakak. Mungkin ia hanya perlu istirahat karena terlalu capek bekerja.

“Antar ke UGD, bu. Aku tidak kuat.”

Saya yang awalnya hanya santai menanggapi kondisi kakak, mendadak kalut dengan permintaannya. Sakitnya bukan main-main.

Segera dia dilarikan ke rumah sakit. Di UGD, dada kakak ditempeli kabel-kabel yang terhubung ke monitor. Sekujur tubuhnya lemas bahkan tidak bisa diajak berbicara. Lama ia berada di ruangan tersebut. Belum ada pernyataan apapun dari perawat yang menanganinya. Sampai akhirnya kakak didiagnosis terkena serangan jantung.

mas eko.png

Bagaimana Bisa Terjadi Serangan Jantung?

Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke jantung tersumbat.

Kami tidak menduga akan datangnya penyakit jantung pada diri kakak. Penyakit jantung seringkali tidak terdeteksi dari awal karenanya kami baru mengetahui adanya penyakit tersebut setelah adanya serangan jantung.

Bagaimana mungkin, di usia yang muda, ia menderita penyakit tersebut.  Ia tampak sehat-sehat saja sebelumnya. Perawat pun juga tidak percaya, serangan jantung menyasar pada kakak saya.

“Penyakit jantung bisa dialami oleh siapa saja.” Dr. Ryan Thamrin, Praktisi Hidup Sehat.

Seketika hidupku runtuh, mengingat kembali bagaimana ayahku direnggut nyawanya karena penyakit jantung. Saya tidak mau salah satu keluarga diambil lagi oleh Sang Pencipta. Walaupun pada akhirnya semua akan kembali pada-Nya, tapi jangan sekarang Ya Allah.

Ketika diperiksa lebih lanjut oleh para dokter sebelum dilaksanakan pemasangan ring, hal yang mengejutkan dikabarkan kepada kami. Dalam jantungnya terdapat banyak kandungan nikotin dan karbonmonoksida dalam asap rokok.

Kami sekeluarga terheran karena kakak bukan tipe perokok. Dia sendiri juga heran ketika dokter bercerita. Ternyata dari teman-temannya yang sering merokok, menjadikannya perokok pasif. Fakta yang menyakitkan, perokok pasif beresiko terkena penyakit penyakit karena sumber asap banyak tidak hanya dari satu perokok saja dibanding perokok aktif.

Selain faktor rokok, penyakit jantung juga disebabkan oleh banyak hal, di antaranya pola makan yang buruk, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, riwayat keluarga, hidup yang tidak sehat, dan stress akan semakin meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung.  Tumpukan kolesterol pada pembuluh darah adalah penyebab utama dari penyakit ini.

Sayangi Jantung Sayangi Keluarga

Kalau dilihat dari riwayat keluarga yakni bapak yang terkena penyakit jantung, kami sekeluarga pun was-was diri agar bisa terjadi pada salah satu dari kami lagi. Saya pun tidak lepas dari hal itu apalagi karena pola hidup yang pasif. Akibat kesibukan kerja yang membuat tidak sempatnya untuk beraktivitas fisik, jarang berolahraga, bahkan diperparah dengan asupan makanan yang tidak sehat karena seringnya jajan di luar.

Senang hati ini melihat kakak sehat kembali setelah dilakukan pemasangan ring. Ia  mulai beraktivitas normal. Kami sekeluarga sangat bersyukur atas karunia yang Allah SWT berikan. Mumpung diberikan kesehatan, kita harus menjaganya. Dengan menyayangi jantung, kita akan tetap terkumpul dengan keluarga.

10 Sehat 11 Sempurna Aksi Keluargaku

Sejak penyakit yang menimpa kakak, keluarga saya pun berubah dalam menjalani pola hidup dengan cara yang sehat. Dengan menjalani pola hidup sehat, maka kesehatan keluarga akan senantiasa terjaga.

Jika makanan diibaratkan harus 4 sehat 5 sempurna, maka ini cara kami menjalani pola hidup sehat dengan 10 Sehat 11 Sempurna untuk #AksiSehatCeria.

Pola Hidup Sehat #AksiSehatCeria.jpg

  1. Buang Perilaku Mager

Zamannya era digital dimana seseorang lebih asyik dengan gadget menjadikannya mager alias malas gerak. Hayo siapa yang begitu? Acungkan tangan! Mulai sekarang buang jauh-jauh perilaku yang begitu. Semakin banyak kita melakukan gerakan, maka metabolisme juga akan semakin cepat dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Banyak pekerjaan rumah yang biasa saya lakukan seperti bersih-bersih lantai, cuci baju dengan tangan, menyapu halaman. Rumah bersih, saya pun sehat.

  1. Rutin Olahraga

Jantung adalah sekumpulan beberapa otot yang akan semakin kuat bila sering dilatih. Jantung akan lebih sehat jika rajin berolahraga. Membuat tekanan tertaur dan jantung berdetak normal.

Sejumlah pakar kesehatan menyarankan untuk rutin melakukan olahraga minimal 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu. Selain bisa menguatkan jantung, olahraga juga bisa membantu untuk menyehatkan kondisi psikis.

Kesenangan olahraga yang sering kami lakukan adalah bersepeda. Kakak-kakak saya senang bersepedahan sampai ke gunung-gunung, maklum kota saya dikelilingi pegunungan. Saya sukanya bersepeda ke pantai, bisa sekalian jogging di atas pasir kalau sampai sana.

  1. Tidak Meninggalkan Sarapan

Sarapan itu penting memberi suplai energi bagi tubuh untuk memulai aktifitas. Untuk  menambah asupan gizi lain yang baik bagi jantung, oatmeal menjadi menu yang diandalkan untuk menjaga kesehatan. Sarapan bersama keluarga di pagi hari juga memberikan hormon kebahagian karena bisa memperkuat hubungan dan komunikasi.

  1. Konsumsi Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran adalah asupan penting yang dapat menjaga kesehatan jantung. Untuk mengkonsumsi sayuran sehat, ibu saya pun menanam sayuran organik di pekarangan agar tidak selalu mendapatkan sayuran yang terpapar bahan kimia. Meskipun sayuran masih sedikit yang tertanam, namun sudah bisa sedikit bisa dimasak.

 

Di dalam kulkas, kami juga kerap  menyediakan stock buah-buahan. Buah adalah cemilan favorit kami. Salah satu buah yang jadi favorit kakak saya adalah buah alvokat. Dia sering memblendernya untuk dijadikan jus. Jus hijau itu bisa menurunkan resiko penyakit jantung.

  1. Makan Makanan Sehat dan Teratur

Kakak saya memiliki pantangan makanan semenjak didiagnosis penyakit jantung. Otomatis kami sekeluarga menyesuaikan menu makan bersama, tapi itu baik juga kami semua.

Kolesterol pada dasarnya merupakan zat yang berbahaya bagi jantung. Karenanya kami menghindari menyediakan makanan yang mengandung banyak kolesterol. Tidak hanya membatasi makanan kolesterol, kami harus membatasi garam. Sifat garam adalah menyerap kelebihan air pada tubuh yang pada akhirnya memaksa jantung untuk bekerja lebih keras. Dengan mengurangi asupan garam, kerja jantung menjadi lebih normal sehingga mengurangi terjadinya gagal jantung atau jantung lemah. Selain itu kami juga menghindari makanan cepat saji yang biasanya mengandung lemak yang tinggi.

Kami juga mulai membiasakan mematuhi pola makan teratur. Hal ini untuk menunjang proses metabolisme alami tubuh sehingga tubuh mendapatkan asupan gizi tepat pada waktunya.

  1. Minum Air Putih

Minum air putih itu cara paling sederhana dan mendasar untuk menjaga kesehatan keluarga.  Tubuh akan tetap terhidrasi dengan baik sehingga tubuh tetap fit. Saya pun selalu sediakan air putih dalam botol minuman ketika bepergian untuk menghindari membeli minuman yang macam-macam.

  1. Kendalikan Stress

“Semua penyakit itu bersumber dari pikiran.” Kata dokter yang menangani kakak saya.

Memiliki pikiran negatif itu mengarah ke stress. Stress bisa terjadi pada siapapun dan normal dialami. Namun stress yang berkepanjangan tidak baik. Stress adalah salah satu faktor pemicu penyakit jantung yang mengarah ke tekanan darah meningkat dan pembuluh darah menyempit. Cara mengendalikan stres bisa dengan menganalisa penyebab stres tersebut, membuat diri nyaman dan berpikir tenang. Stay positive thinking 🙂 Biasanya yang kami lakukan adalah refreshing jalan-jalan kalau anggota keluarga sedang berkumpul pulang.

  1. Tidur yang Cukup

Sebagai seorang pekerja, kebiasaan begadang memang sih sering terjadi. Biasanya kalau keseringan bedagang, kinerja tidak maksimal di keesokan harinya. Padahal tubuh membutuhkan tidur yang cukup secara teratur. Itu penting untuk menyehatkan jantung.

  1. Tidak Merokok dan Bergaul dengan Perokok.

Memang anggota keluarga  saya tidak ada yang merokok namun tidak berarti bisa terhindar jika tetap terpapar asap rokok. Dampak yang sudah terjadi pada diri kakak membuat kami tidak mau bergaul dengan perokok. Kami menyatakan tidak mau menjadi perokok pasif. Dengan menghindari asap rokok akan menurunkan risiko penyakit jantung karena zat karbonmonoksida pada rokok bisa menyebabkan pengerasan pada pembuluh darah koroner. Perokok pasif memiliki riisiko terkena jantung koroner dan kanker paru hingga 20-30 persen dibanding orang yang tidak terpapar langsung asap rokok.

  1. Rutin Check Kesehatan

Tekanan darah dan kadar kolestrol adalah hal penting yang harus dikontrol, khususnya bagi kakak saya. Dia melakukannya secara rutin minimal 6 bulan sekali.

Selain itu, pemeriksaan lagi untuk mengetahui kadar kolestrol, gula darah, lemak darah, sampai indeks massa tubuh juga harus dilakukan.

Namun kalau untuk mengecek indeks massa tubuh atau tubuh ideal tidak perlu repot-repot ke dokter, karena saya bisa menghitungnya di DokterSehat.com

Tinggal masukkan data tinggi dan berat badan kita, hitungan BMI yang akan membandingkan. Mudah banget.

Nah, setelah tahu 10 Aksi Sehat, sekarang pola hidup akan sempurna kalau menjalani hal ini.

  1. Melakukan Donor Darah

Memiliki tubuh yang sehat dari aksi-aksi sehat di atas adalah syarat pendonor darah.

Oh ya ada yang takut pada jarum suntik? Kalau kamu niatnya mulia mau membantu melalui donor darah, ketakutan itu harus dihilangkan.

Feels good by doing good.

Dengan melakukan donor darah sukarela, kita akan selalu merasa baik karena telah berbuat baik. Keputusan menyumbangkan darah dapat menyelamatkan satu kehidupan atau bahkan beberapa jiwa sekaligus. Banyaknya bencana alam yang tengah menimpa Indonesia akhir-akhir ini, khususnya Palu dan Donggala, tentunya banyak pasien pula yang membutuhkan darah tertentu. Sayangnya sejauh ini Indonesia masih kekurangan 500 kantong darah per tahun.

Kalau kita tidak mampu membantu para korban dengan material dan uang, kita bisa mendonorkan darah. Gratis loh! Hati kalian sudah terketuk belum untuk membantu?

25507747_1989285278027021_8366558397160588657_n
Kakakku rajin donor darah

Manfaat donor darah tidak hanya dirasakan bagi penerima donor, juga bagi pendonornya. Ya si penyumbang darah. Salah satunya untuk kesehatan jantung. Hal itu sudah merupakan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa donor darah dapat membantu mengurangi kelebihan kadar zat besi dalam darah. Kelebihan zat besi dalam darah bisa berbahaya, karena hal ini berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, manfaat lain donor darah dikutip dari DokterSehatcom yakni 1. Meningkatkan produksi sel darah merah, 2. Membantu menurunkan berat badan, 3. Manfaat donor darah bagi Kesehatan psikologis, 4. Mendeteksi penyakit, 5. Turunkan risiko kanker, 6. Pemeriksaan kesehatan gratis, 7. Mengurangi kadar zat besi dalam darah, 8. Merawat kesehatan organ hati.

Dengan manfaat donor darah yang begitu banyaknya, sudah yakin kan mau menyumbangkan darah? Palang Merah Indonesia siap menerima donor darah kita loh.

Sehat bersama DokterSehat.com

Saya tidak kebingungan mengatur pola sehat. Akses informasi kesehatan kini semakin mudah dengan hadirnya situs Doktersehat.com yang memberikan informasi kesehatan, tips kesehatan, konsultasi online segala macam jenis penyakit, kanker, kesehatan, kehamilan, seksualitas dan kesehatan keluarga. Semua informasi mengenai berbagai penyakit dan kanker dibahas secara lebih mudah dipahami tetapi tidak melupakan segi informasi medical secara detail. Kita juga bisa melakukan analisa awal terhadap gejala penyakit yang sedang dialami. Bisa diakses langsung dari websitenya, atau temukan informasi kesehatan lewat media sosial DokterSehatCom yang selalu update.

Situs Kesehatan Online.jpg

Doktersehat.com juga mengajak gerakan #AksiSehatCeria yang meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, mengajak mengubah gaya hidup menjadi sehat, serta rutin donor darah. Ada nggak dari kalian yang ikutan acaranya tanggal 15 September lalu?

Looking after my health today gives me a better hope for tomorrow.”                 Anne Wilson Schaef

Nah, resolusi sehat bisa dijalani dengan mencontoh 10 Sehat 11 Sempurna. Setuju nggak?

Tubuh itu amanah jadi harus dijaga. Nggak mau kan sakit! Karena kesehatan itu harganya mahal, namun menjaganya ada cara yang mudah dan murah. Menjalani pola hidup sehat memang harus dimulai dari diri sendiri. Namun bersama keluarga itu lebih seru loh jadi bisa sehat bareng. Ayo hidup sehat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s