Momen Reuni Tahun ini Beda

Saya memiliki teman kuliah, Yani dan Yuli. Dua orang tersebut berasal dari kota sama, rumah berdekatan, SMA sama sampai-sampai sekos sekamar dari masuk kuliah hingga wisuda. Kami dekat semenjak awal semester. Entah karena asal kota yang berdekatan, entahlah yang pasti kami cocok. Keduanya berasal dari Wonogiri, sedangkan saya dari Pacitan. Kedua kota yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, berjarak 1,5 jam. Lokasi searah dari Kota Malang, tempat kami menimba ilmu, menjadikan kami kerap pulang kampung bersama naik travel. Saya pun sering menumpang tidur di kos mereka. Bukannya saya tidak punya kos loh ya, hehe, kebanyakan karena mengerjakan tugas sampai harus bermalam. Tidak hanya saya yang menginap di kos mereka, mereka pun juga sering menginap di kos saya.

Tidak hanya teman kelas, kami juga pernah ikut kepanitiaan fakultas. Dalam berorganisasi pun kami juga kompak, cuma tidak lengkap bersama. Dengan Yani, saya bergabung di kelembagaan wirausaha. Sedangkan dengan Yuli, saya bergabung di kelembagaan ilmiah. Jauh dari keluarga, kami sudah seperti saudara kandung. Seru deh selama empat tahun kami merasakan suka duka di perantauan.

Bagian sedihnya adalah ketika kami harus berpisah selepas wisuda. Terbayang tidak bisa seru-seruan bareng.

Tapi untungnya karena kota kami yang berdekatan, kami bisa reuni ketika lebaran. Ya, hanya di hari lebaranlah, kami yang bekerja di luar kota bisa pulang ke kampung halaman. Walau hanya setahun sekali ketemunya, tetap saja kami masih crazy kalau kumpul, hehe.

Momen Reuni Tahun ini Beda.jpg

Tahun ini sempet mendapat kabar Yuli tidak akan mudik karena dia merasa berat di ongkos. Sedih juga tidak bisa kumpul lengkap. Tapi menjelang lebaran, tiba-tiba di story whatsapp dia sedang dalam perjalanan pulang. Alhamdulillah bisa pulang juga dia. Ternyata dia nebeng semobil dengan teman kantor yang arahnya ke Jawa Tengah sehingga sedikit menghemat biaya.

18 Juni 2018. Kami bertemu kembali. Rasanya kalau bertemu dengan mereka, seperti berada di Kota Malang dengan suasananya yang rindu. Namun tahun ini berbeda ceritanya. Kami tidak sekedar reuni biasa. Di hari itu, saya dan Yuli menghadiri acara pertunangan Yani.

Saya datang di hari tersebut atas permintaan Yani sendiri. Padahal inginnya datang di hari sebelumnya agar biasa leluasa berbincang lama-lama dari pagi hingga sore, hehe. Nah, di hari tersebut, saya datang lebih awal jam 11an agar bisa bertemu Yani dahulu dan bisa berbincang walau sebentar, sedangkan acara selepas Dhuhur.

Bersama Yuli, saya datang bersama ke rumah Yani. Ternyata di sana sudah ramai berkumpul para tetangga dan keluarga. Saya pun disambut ramah oleh orangtua Yani, maklum mereka kenal banget dengan saya.

Mumpung Yani belum disibukkan dengan acara nanti, saya pun mengajaknya dan Yuli ber-swafoto. Memang mengabadikan pertemuan kami ini sungguh penting.

Merekam Momen Kebahagiaan Teman.jpg

Kebahagiaan sahabat adalah juga kebahagiaan saya

“Nanti fotoin Yani, ya, Pril.” Pinta bapaknya Yani kepada saya, yang kubalas dengan anggukan dan senyuman saja.

Sebenarnya agak sungkan juga bergabung dalam acara pertunangan Yani. Karena kan harusnya menjadi pertemuan keluarga saja. Padahal saya dan Yuli rencananya akan ke rumah Yuli saja, rumahnya berdekatan, ketika acara dimulai.

“Gimana?” Yuli bingung jadinya.

“Ya udah deh, nurut saja.” Saya memutuskan.

Tidak lama kemudian sang lelaki yang sudah hampir sampai bersama rombongannya. Para keluarga bersiap menyambut.

“Ayo, masuk.” Kembali bapaknya Yani meminta, mengajak saya untuk berpindah ke ruangan sebelah tempat akan diselenggarakannya pertunangan.

Saya dan Yuli duduk di dekat Yani. Dasar crazy, sempat-sempatnya sebelum acara pidato dari pihak keluarga, saya kembali mengajak Yuli dan Yani berswafoto. Kali ini tambah dengan filter seperti gambar panda dan kopi, hahaha, agak kekanak-kanakan ya. Geser aja hasil foto instagram saya di atas.

Momen yang tak terlupakan adalah ketika si laki-laki memasangkan cincin ke jari tangan Yani dan kalung ke leher, duh, so sweet. Sambil merekam mereka, dalam hati ini bertanya, kapan ya, hehe.

Pernikahan Yani.png

Beruntungnya saya membawa smarthphone dengan kamera beresolusi lumayan dibanding milik Yani dan Yuli, hehe. Yang sebenarnya kamera keponakan itu yang saya pinjam, karena kamera smarthphone sungguh buruk yakni 5 MP. Makanya saya tidak percaya diri menggunakannya.

Bayangkan saja jika saya tidak membawa kamera bagus, tentu momen terindah ini tidak bisa dikenang dengan bagus pula. Dari awal acara hingga akhir, saya benar-benar mengabadikan pertunangan ini sesuai yang diminta bapaknya Yani. Tidak hanya foto, video pun juga saya lakukan.

Namun ada yang membuatku kecewa dengan smartphone yang saya pakai adalah memory yang tidak besar, jadinya saya hanya mengambil beberapa potong foto dan video saja. Dikit-dikit harus menghapus segera hasil foto yang tampak jelek. Padahal pengen saya ingin mengambil keseluruhan momen khususnya video tersebut.

Diputuskan pada Bulan November, Yani akan melangsungkan pernikahannya. Saya sungguh menginginkan merekam momen berharga nanti tanpa takut memory cepat penuh kembali. Tentunya saya harus punya smartphone sendiri, nggak mungkin dong pinjam lagi. Resolusi kamera yang tinggi, juga wajib harus saya punya.

Ada produk HUAWEI yang menarik perhatian saya akhir-akhir ini. Dengan harga yang cukup kompetitif yakni Rp 4,1 juta, tapi Huawei mengklaim produknya lebih unggul dibandingkan kompetitor. Namanya Huawei Nova 3i. Angka 3 pada nama smartphone tersebut jelas menunjukkan bahwa dia adalah generasi ketiga nova series. Generasi sebelumnya, yaitu Huawei nova 2i, diterima dengan cukup baik oleh pasar Indonesia.

Saya Mau HUAWEI nova 3i.jpg

Penasaran saya dengan produk HUAWEI ini karena pada First Sale Huawei Nova 3i sangat digilai sampai terjual 5000 produk di Kota Kasablanka. Makanya saya cari-cari keunggulan fiturnya apa saja sih, nggak mungkin pelanggan membeli tanpa sebab. Karena kemudian saya tahu, so sekarang saya yang akan bercerita kepada kalian tentang fitur-fitur hebat yang dimiliki Huawei Nova 3i.

Desain Warna yang Fashionable

Mencuri lirik lagu “Dari Mata” Jaz dan merubahnya, saya menyanyikan, “Dari desainmu, desainmu, kumulai jatuh cinta. Ku Melihat. Melihat. Ada Bayangan. Dari desain. Kau Buatku Jatuh. Jatuh terus. Jatuh Ke Hati.”

_TWO8155

Iris Purple yang membalut smartphone tersebut telah berhasil menggait hati saya ketika melihatnya. Gradiasi warnanya keren. Ungu dan biru berpadu harmonis dengan kontras seperti neon, menyatu bersama untuk menciptakan warna yang tampak sangat futuristik. Warna gradasi Iris Purple tampil sempurna di lapisan tipis bertekstur di bawah kaca melengkung. Huawei memang pelopornya untuk desain gradasi warna.

Bagi yang tidak menyukai warna mencolok semacam ini, Nova 3i juga hadir dalam balutan warna Black. Pilihan warna Black bisa membuat tampil percaya diri dengan memilikinya. Jadi HUAWEI nova 3i menyediakan dua model warna untuk pilihan : Black dan Iris Purple.

Salinan LinkedIn Post Header – Desain Tanpa Judul

Huawei Nova 3i bisa dikatakan sebagai smartphone masa now karena memiliki desain khas 2018, yakni layar besar, bezel tipis, dan memiliki notch. Dengan corak warna yang indah di kaca belakang dan bingkai metal yang terletak di tengah, membuat kita tampak berkelas. Glass equal to Classy. Ketika bertemu dengan seseorang atau bahkan berada di keramaian, diri ini bakal tampal elegan deh. Apalagi layar 6,3 inch FHD+ (2340 x 1080) memberikan pandangan yang luas membuat aktivitas menjadi nyaman.

Kamera 4 “Mata” Berfitur AI

Ini nih fitur andalan Huawei nova 3i yang bisa menangkap semua momen berharga dengan kehebatan 4 AI Kamera. Huawei nova 3i menghadirkan empat kamera (quad-camera) yang telah memiliki fitur AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan).

Salinan Salinan Salinan LinkedIn Post Header – Desain Tanpa Judul(1)

Jadi nih kamera belakang dan depan sama-sama dobel. Dengan empat kamera AI 24 MP + 2 MP di bagian depan dan 16 MP + 2 MP di belakang. Wow kan! Kedua kamera selfie ditempatkan di bagian notch alias poni yang menjorok ke dalam layar di sisi atas, mengapit earpiece. Layar tadi memiliki bentang diagonal 6,3 inci dengan resolusi 2.340 x 1.080 (aspect ratio 19,5:9).

Teknologi AI pada empat kamera ini siap memberikan hasil yang lebih memuaskan untuk melengkapi galeri foto. Saat kedua lensa tersebut bersinergi, bakal tercipta hasil foto yang mengesankan dengan kejernihan yang tinggi dan efek bokeh.

“Dan AI juga mampu menciptakan efek bokeh yang lebih baik,” Fang Fei, Vice President Handset Business Huawei Consumer Business Group.

Efek bokeh alias background blur, di mana latar belakang foto tampak buram sementara subyek utama tetap tajam, dihasilkan dari resolusi 2 megapiksel.

Kemampuan AI yang dimiliki Huawei nova 3i mampu mengolah hasil gambar menjadi lebih baik. Kok bisa?

Karena algoritme AI yang mendorong pengetahuan lebih dari 100 juta gambar, HUAWEI nova 3i mampu mengingat 22 kategori dari 500+ momen, dan menyediakan hasil potret yang dioptimalkan. Dengan AI, maka hasil foto subyek dan hal lain di sekitarnya akan optimal. Gambar yang dihasilkan nyaris sesuai dengan kenyataan. Teknologi AI mampu mengenal latar potret seperti langit, tanaman bunga dan lainnya.

37860940_558696577861968_3728131896119394304_n

Fitur ini sungguh pengen kumiliki segera. Siap-siap deh ya merekam momen-momen terindah.

Huawei Nova 3i_Kamera.jpg

Memory Terbesar di Kelas Smartphone Mid-Range

Kapasitas RAM Huawei Nova 3i itu 4GB dengan internal memori seluas 128GB. What! Melongo mulut ini dan terbelalak pula nih mata. Fitur idaman banget loh ini!

Memory Huawei nova 3i

Thanks deh Huawei, saya bakal dibuat puas bebas menyimpan apa saja di smartphone ini. Foto, video, musik hingga dokumen penting muat tersimpan banyak. Tidak perlu lagi menghapus-hapus data aplikasi dan berkas lainnya lagi.

Berperfoma Gaming

Sekarang hiburan bisa dengan mudah diperoleh lewat smartphone dalam genggaman.

Untitled design(1)

Beruntung Huawei Nova 3i menghadirkan pengalaman bermain game semakin seru dengan GPU Turbo. GPU Turbo, yaitu teknologi pengakserasi pemrosesan grafis yang mengubah cara grafis diolah di level system.

Kualitas gambar saat bermain game semakin detail dan nyata dengan Huawei nova 3i. Procesor yang digunakan pada Huawei Nova 3i yaitu Octa Core dengan chipset Hisilicon Kirin 710 berteknologi 12 nm. Dengan chipset smartphone andalan Huawei ini membuat kinerja ponsel semakin maksimal. Transisi yang lembut antara 4G dan Wi-Fi memberikan pengalaman yang mulus, bahkan ketika jaringan mengalami penundaan. Kendala yang didapatkan saat bermain game, kini tidak ada lagi dengan adanya GPU Turbo. Pengalaman bermain menjadi sempurna tanpa ngelag.

40591178_248168199180760_4028236803601423976_n.jpg

Saya sih YES banget mau memiliki Huawei nova 3i setelah membaca spesifikasinya. Kamu mau tahu spesifikasi yang menunjukkan keunggulan fitur-fitur Huawei nova 3i? Sini baca.

Untitled design

HUAWEI nova 3i Bakal Jadi Teman Kondangan.jpg

Ya, karena saya belum punya gandengan (*ehem) so bakalan ngajak si cakep HUAWEI nova 3i. Doain saja saya segera bisa menggaet dia sebelum Bulan November, oke? Aminin dong ah. Amin.

Sepanjang perjalanan menuju tempat pernikahan (Pacitan ke Wonogiri) dalam kendaraan nggak akan boring karena saya bisa ngegame sepuasnya. Nggak takutlah macet ketika bermain kan procesor Octa Core dengan chipset Hisilicon Kirin 710. Benar-benar bakal menghibur nih HUAWEI nova 3i selama perjalanan.

Salinan Salinan Salinan Salinan LinkedIn Post Header – Desain Tanpa Judul.jpg

Siapa pun yang akan melihat saya hadir di pernikahan, tentu melirik desain HUAWEI nova 3i. Tentunya dia yang akan menjadi pusat perhatian karena fashionable. Gpp, bukan aku yang dilihat. Tapi ya bakal seneng lah ya, gandengan saya keren habis gini.

Yang paling ingin saya lakukan, tentunya merekam momen pernikahan si Yani. Dengan fitur Ai yang bertindak photography mastermind, saya bakal layaknya fotografer profesional saja. Mau selfie, swafoto, gaya apapun bakal keren, pakai empat kamera HUAWEI nova 3i. Tidak akan ada satu peristiwa yang bakal saya lewatkan. Dari acara akad hingga temu manten. Tidak hanya menjepret, saya akan membuat video. Saya tidak takut memori kepenuhan, jelaslah memori HUAWEI nova 3i kan 128 GB. Hasil video dan foto itu akan saya edit dan berikan sebagai hadiah nantinya.

Mau tahu bagaimana acara pernikahan Yani nanti? Sekeren apa sih hasil potretan dan video saya nanti? Stay tune di akun instagram saya ya @prilalapril.

Well, tahun depan bakalan reuni lebaran dengan status beda salah satu dari kami. Walaupun begitu asal kami bisa kumpul, saya sudah senang. Saya tidak mau melewatkan momen setahun sekali kali bertemu dengan tangkapan foto yang buruk, saya ingin mengenangkan dengan cantik. Semoga saya bisa memiliki HUAWEI nova 3i.

Nah, sejauh ini kalian juga jatuh cinta kan sama #HuaweiNova3i_ID. Memang produk Huawei ini #ChooseTheBest sebagai smarthphone idaman 2018. Jangan tunggu lama-lama untuk memilikinya agar momen terindah bisa diabadikan dan bisa senyum-senyum di suatu hari ketika mengenangnya. Tuh kan udah senyum sendiri, hehe


Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway blognya Jiwo #GiveawayBlogJiwo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s